Penangguhan Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Panen Sorotan, Balon Kades Keluhkan Jadwal Ritual yang Nyaris Sia-Sia

Berita Daerah77 Dilihat

DetikSR.id | Cianjur — Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi menangguhkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur Nomor 400.10/DPMD/20/2026 yang ditujukan kepada seluruh Panitia Pilkades di wilayah Kabupaten Cianjur.

​Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifai, mengonfirmasi penerbitan surat imbauan penangguhan tersebut pada Rabu (7/10/2026).

​Langkah penangguhan ini mendadak menuai sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat. Gelombang protes dan kekecewaan paling keras datang dari para bakal calon (balon) kepala desa yang telah melakukan berbagai persiapan matang, baik secara logistik, konsolidasi, hingga persiapan spiritual dan ritual adat setempat.

​Salah seorang balon kades yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya dengan nada tinggi.
Ia mengeluhkan implikasi perubahan jadwal tersebut terhadap perhitungan hari baik dan ritual yang sudah terlanjur dijalani.

​”Saya sudah melakukan berbagai ikhtiar dan ritual untuk menghadapi tahapan ini. Jika jadwal pengundian nomor urut dan bulan pemungutan suara ditangguhkan, hitung-hitungan hari baik jadi berubah semua.

Harusnya Pemkab Cianjur dan pejabat terkait jauh-jauh hari mematangkan regulasi, apalagi ini menggunakan sistem Pilkades Digital. Jangan sampai ada pihak yang dirugikan atau diuntungkan akibat keputusan yang terkesan mendadak ini,” ujarnya.

Di sisi lain, tanggapan bernada memahami muncul dari kalangan lembaga bantuan hukum. Pengurus Lembaga Bantuan Hukum Social Justice Nusantara (YSJN), Gito (50), menilai langkah yang diambil pemerintah daerah tentu memiliki pertimbangan teknis dan hukum yang mendasar.

“Kami sangat memahami tujuan pemerintah daerah menangguhkan Pilkades ini. Langkah ini tentu diambil demi memastikan seluruh regulasi serta kesiapan teknis—khususnya sistem digital—benar-benar matang, sehingga Pilkades dapat berjalan jujur, adil, dan sesuai harapan masyarakat,” pungkas Gito.

Hingga berita ini diturunkan, dinas terkait masih melakukan koordinasi dengan panitia tingkat desa untuk memastikan kepastian jadwal lanjutan tahapan Pilkades Serentak di Kabupaten Cianjur.

​(Asdon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *