Promotor Niko Kilikiy Apresiasi Dukungan Tamu VVIP di Pattimura International Big Fight 2026, Semangat Lawamena Haulala Warnai Kebangkitan Tinju Nasional

Olahraga95 Dilihat

DetikSR.id Jakarta – Kesuksesan ajang tinju profesional bertajuk Pattimura International Big Fight 2026 tidak hanya meninggalkan catatan prestasi di atas ring, tetapi juga menghadirkan semangat persatuan dan penghormatan terhadap nilai perjuangan Kapitan Pattimura melalui semboyan “Lawamena Haulala” yang menggema sepanjang penyelenggaraan di Auditorium TVRI Senayan, Jakarta.

Ketua Umum DPP FTPI Neneng A. Tuty, SH., Promotor Internasional Nikolas Johan Kilikily, SH., MH., Pembina Promotor Letkol Inf. (Purn) G. Borlak, S.Sos., MM., serta Ketua Dewan Pengawas FTPI Pusat Yance Rahayaan, S.Sos., menyampaikan apresiasi, penghargaan, dan ucapan terima kasih secara khusus kepada seluruh tamu VVIP yang hadir dan memberikan dukungan terhadap suksesnya event tersebut.

Apresiasi tersebut disampaikan kepada Kapolri yang diwakili Brigjen Polisi Sonny Mulvianto Utomo, S.I.K., Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, SH., LL.M., Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur George Watubun, ST., Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos yang diwakili Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku Utara di Jakarta K.R.N.S. Lestari, S.Sos., M.Si., Gubernur DKI Jakarta yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Direktur Program dan Berita TVRI Arif Adi Kuswardono, para legenda tinju nasional Ellyas Pical, Nico Thomas, Muhammad Rachman, serta Ketua Umum DPP GRIB Jaya H. Hercules Rozario Marshall.

Ketua Dewan Pengawas FTPI Pusat, Yance Rahayaan, menegaskan bahwa kehadiran para tokoh nasional, pejabat daerah, tokoh olahraga, hingga organisasi kemasyarakatan menunjukkan besarnya perhatian terhadap masa depan olahraga tinju profesional Indonesia.

“Ini bukan sekadar pertandingan tinju. Ini momentum kebangkitan semangat Kapitan Pattimura dalam dunia olahraga. Lawamena Haulala bukan hanya semboyan, tetapi semangat perjuangan yang kami hidupkan melalui pembinaan atlet dan penyelenggaraan event profesional. Kami sangat menghormati seluruh tamu VVIP yang hadir dan mendukung penuh acara ini,” ujar Yance. Sabtu (6/6)

Menurut Yance, penghormatan khusus diberikan kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan DPRD Provinsi Maluku yang datang langsung dari Ambon dan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

“Merupakan kehormatan besar bagi kami atas kehadiran langsung Bapak Gubernur Maluku beserta jajaran dan Ketua DPRD Provinsi Maluku bersama para pimpinan dewan. Kehadiran mereka menjadi energi besar bagi kami untuk terus membangun pembinaan olahraga tinju di tanah Maluku dan Indonesia,” tambahnya.

Ketua Umum DPP FTPI Neneng A. Tuty, SH., menilai dukungan lintas sektor dalam Pattimura International Big Fight 2026 menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi ruang pemersatu berbagai elemen bangsa.

“Kami percaya kemajuan tinju profesional tidak bisa dibangun sendiri. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, komunitas olahraga, dan masyarakat. Kehadiran para tokoh nasional serta para legenda tinju Indonesia adalah kehormatan sekaligus motivasi bagi FTPI untuk terus berkembang,” katanya.

Sementara itu, Promotor Internasional Nikolas Johan Kilikily, SH., MH., menyampaikan bahwa suksesnya event ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak yang percaya bahwa Maluku memiliki sejarah besar dan potensi luar biasa di dunia tinju.

“Lawamena Haulala adalah roh perjuangan kami. Event ini menjadi titik awal membangun ekosistem tinju profesional yang lebih kuat, lebih terstruktur, dan lebih luas. Dukungan seluruh tamu kehormatan menjadi modal moral yang sangat besar,” ujar Nikolas.

Hal senada disampaikan Pembina Promotor Letkol Inf. (Purn) G. Borlak, S.Sos., MM., yang menilai kehadiran berbagai tokoh nasional dalam event tersebut menunjukkan bahwa olahraga tinju masih memiliki tempat strategis dalam pembangunan karakter generasi muda.

Pattimura International Big Fight 2026 sendiri menjadi momentum penting bagi FTPI dalam memperkuat pembinaan olahraga tinju profesional sekaligus memperkenalkan semangat perjuangan Kapitan Pattimura kepada generasi muda melalui olahraga.

Dengan mengusung semangat Lawamena Haulala, FTPI berharap agenda ini tidak berhenti sebagai event seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan untuk melahirkan petinju-petinju berprestasi dari Maluku hingga seluruh Indonesia.(*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *