Kemenpora Buka Seleksi Terbuka Deputi Pengembangan Industri Olahraga, ASN dan Profesional Berpeluang Sama

Berita38 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia resmi menyelenggarakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga. Seleksi ini dibuka secara luas dan transparan, tidak hanya bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga bagi kalangan profesional non-ASN yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang industri olahraga.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Kemenpora dalam memperkuat tata kelola birokrasi pemerintahan yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan publik. Seleksi terbuka tersebut juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan figur pemimpin yang tepat untuk mendorong pengembangan industri olahraga nasional secara berkelanjutan.

Ketua Panitia Seleksi, Gunawan Suswantoro, menegaskan bahwa penyelenggaraan seleksi terbuka ini sejalan dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Seleksi terbuka ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah terhadap tata kelola birokrasi yang profesional. Kami ingin memastikan bahwa jabatan pimpinan di lingkungan Kemenpora diisi oleh figur yang benar-benar berkompeten, berkapasitas, dan memiliki orientasi kuat pada pelayanan publik. Tidak ada istilah titipan dalam proses ini,” tegas Gunawan dalam jumpa pers di Media Center Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, (4/2/2026).

Menurut Gunawan, proses seleksi terbuka Jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga telah mendapatkan persetujuan langsung dari Presiden Republik Indonesia serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Dengan persetujuan tersebut, panitia seleksi memastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip meritokrasi.
“Seleksi terbuka jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga ini pada prinsipnya telah mendapat persetujuan dari Bapak Presiden dan Kementerian PAN-RB. Proses ini diharapkan dapat menghadirkan sosok-sosok terbaik yang mampu membangun dan mengembangkan industri olahraga nasional secara berkelanjutan,” ujarnya.

Gunawan menambahkan, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekosistem olahraga, termasuk penguatan industri olahraga profesional, sport tourism, sport science, hingga hilirisasi produk olahraga nasional. Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang tidak hanya memahami birokrasi pemerintahan, tetapi juga memiliki wawasan luas, jejaring kuat, serta kemampuan manajerial dan inovatif.

Dalam kesempatan tersebut, Panitia Seleksi juga menjelaskan bahwa tahapan seleksi akan dilakukan secara objektif dan kompetitif, mulai dari seleksi administrasi, penilaian rekam jejak, penulisan makalah, asesmen kompetensi, hingga wawancara akhir. Seluruh proses akan diawasi untuk memastikan akuntabilitas dan keterbukaan informasi kepada publik.

Panitia Seleksi berharap, melalui mekanisme seleksi terbuka ini, Kemenpora dapat memperoleh pimpinan yang mampu menjadi motor penggerak pengembangan industri olahraga nasional, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam menjadikan olahraga sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Industri olahraga ke depan tidak hanya bicara prestasi, tetapi juga nilai ekonomi, lapangan kerja, dan kebanggaan nasional. Karena itu, kami mencari figur yang memiliki visi jangka panjang dan komitmen kuat untuk membawa industri olahraga Indonesia naik kelas,” pungkas Gunawan.

Dengan dibukanya seleksi terbuka ini, Kemenpora menegaskan komitmennya untuk terus mendorong reformasi birokrasi serta menghadirkan kepemimpinan yang profesional, bersih, dan berdampak nyata bagi kemajuan olahraga dan industri olahraga di Indonesia.

Red-Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *