DetikSR.id Jakarta Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan Patroli Cipta Kondisi Stasioner guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok. (24/05/2026)
Kegiatan patroli dimulai pada pukul 01.00 WIB hingga selesai dengan lokasi pelaksanaan di sepanjang Jalan Raya Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Aries Arianto, S.H., dengan melibatkan sebanyak 18 personel gabungan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Dalam pelaksanaannya, personel didukung kendaraan dinas berupa 3 unit kendaraan roda empat (KR4) dan 2 unit kendaraan roda dua (KR2) milik Polri.
Patroli cipta kondisi dilaksanakan secara stasioner melalui kegiatan razia terhadap pengendara roda dua maupun roda empat sebagai langkah antisipasi terhadap tindak pidana jalanan, seperti begal, pencurian dengan pemberatan, serta pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan secara selektif, humanis, dan profesional dengan identitas pengendara, serta barang bawaan guna mencegah masuknya barang-barang berbahaya maupun ilegal.
Selain itu, personel juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak kriminalitas jalanan, mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga keselamatan berkendara, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan ke call center Layanan Polri 110 bebas pulsa dan siaga 24 Jam.
Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Patroli cipta kondisi Stasioner ini merupakan bentuk komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.(Red/ed)
Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta






