Satgas INDORDB XXXIX-G Gerak Diam-Diam, Ini Hasil Misi Mereka!

TNI / POLRI71 Dilihat

DetikSR.id Jakarta Sabtu.29/11/2025 – Satuan Tugas INDOBATT XXXIX-G MONUSCO dari Kompi A TOB Tchabi kembali melaksanakan rangkaian misi penting di wilayah Republik Demokratik Kongo sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap keamanan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Selama dua hari, mulai 26 hingga 27 November 2025, pasukan melaksanakan Long Range Mission (LRM) sekaligus menjalankan berbagai program Civil Military Coordination (CIMIC) di Desa Boga, sebuah desa yang berada sekitar 16 kilometer dari Markas TOB Tchabi dan masih termasuk dalam Area of Responsibility (AoR) mereka.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Komandan Kompi, Mayor Inf Andhika, yang membawa 33 personel. Dari total tersebut, 28 di antaranya adalah prajurit TNI yang tergabung dalam INDOBATT, dibantu dua anggota FARDC, satu Community Liaison Assistant (CLA), serta satu Language Assistant (LA). Sinergi bersama unsur lokal ini menjadi faktor kunci yang memudahkan proses komunikasi dan memperkuat penerimaan masyarakat terhadap kehadiran pasukan penjaga perdamaian.

Pelaksanaan LRM bertujuan memastikan wilayah yang jauh dari markas tetap memperoleh pengawasan rutin. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Satgas untuk melihat langsung situasi sosial masyarakat serta menilai potensi ancaman yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan di wilayah pedalaman.

Sesampainya di Desa Boga, tim lebih dahulu menemui sejumlah tokoh masyarakat setempat. Mereka berdialog dengan Pastor David serta Kepala Desa Tchabaganzi, yang selama ini menjadi figur sentral dalam menjaga harmoni warga. Dalam pertemuan tersebut, prajurit mendengarkan aspirasi masyarakat, menerima laporan mengenai kondisi terkini desa, serta menyampaikan peran MONUSCO dalam membangun lingkungan yang aman.
Selesai bertatap muka dengan para tokoh masyarakat, prajurit kemudian menyisir kawasan desa melalui Foot Patrol. Patroli berjalan kaki tersebut dilakukan untuk memantau titik-titik rawan, memastikan situasi tetap kondusif, serta mengidentifikasi potensi gangguan. Pada malam hari, tim kembali turun melaksanakan Night Patrol, sebuah langkah taktis untuk mempertahankan keamanan hingga dini hari serta menunjukkan kesiapsiagaan pasukan.

Memasuki hari berikutnya, kegiatan berfokus pada program CIMIC dengan menghadirkan pelatihan memasak bagi warga setempat. Pelatihan ini bukan sekadar berbagi keterampilan, tetapi menjadi media untuk membangun kedekatan antara prajurit dan masyarakat. Antusiasme tampak jelas, terutama dari kalangan ibu-ibu dan remaja yang mengikuti kegiatan tersebut.
Tidak hanya pelatihan, Satgas juga membagikan air bersih kepada warga, mengingat kebutuhan air layak minum masih menjadi tantangan di sejumlah desa. Selain itu, tim kesehatan Satgas memberikan pemeriksaan medis gratis kepada warga di Desa Robingo saat pelaksanaan patroli siang. Layanan kesehatan tersebut dimanfaatkan warga untuk memeriksakan kondisi tubuh dan mendapatkan konsultasi dari tenaga kesehatan.

Di sepanjang kegiatan, sambutan masyarakat terlihat hangat. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kontribusi Satgas Indonesia yang dinilai memberikan dampak nyata, baik dalam bidang keamanan maupun bantuan kemanusiaan. Respons positif warga juga menunjukkan bahwa kehadiran pasukan MONUSCO tetap dibutuhkan.

Melalui misi ini, Satgas INDOBATT XXXIX-G MONUSCO berharap dapat terus memperkokoh stabilitas keamanan di AoR serta mempererat hubungan dengan masyarakat lokal. Langkah-langkah berkelanjutan dalam operasi perdamaian menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman, damai, dan penuh harapan bagi warga Republik Demokratik Kongo.
( Rls / Tim / Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *