3.520 Personel Kawal Laga Indonesia Vs Bangladesh di GBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Berita101 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan berlapis untuk mengawal pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 antara Tim Nasional Indonesia dan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada (1/10/2026) malam.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB tersebut mendapat pengamanan dari 3.520 personel gabungan yang diterjunkan melalui Operasi Garuda Bakti 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan ribuan personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman dan tertib.

“Sebanyak 3.520 personel gabungan dilibatkan dalam Operasi Garuda Bakti 2026. Personel ditempatkan di sejumlah titik, mulai dari hotel tim dan ofisial, rute perjalanan, pintu masuk dan area stadion, kawasan GBK, hingga titik-titik pengaturan lalu lintas,” kata Budi, pada (1/10/2026).

Menurut Budi, pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam dan sekitar stadion. Polisi juga mengantisipasi pergerakan suporter, mobilitas tim dan ofisial, serta peningkatan aktivitas masyarakat di kawasan Gelora Bung Karno sebelum dan setelah pertandingan.

Polda Metro Jaya, kata dia, mengedepankan pelayanan dan pengamanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pihak. Pada saat yang sama, aktivitas masyarakat di sekitar kawasan GBK diupayakan tetap berjalan normal.

Lalu Lintas Diatur Situasional

Selain pengamanan di lokasi pertandingan, kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat meningkatnya mobilitas penonton dan masyarakat di sekitar GBK.

Budi mengatakan pengaturan lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi kepadatan di lapangan.

Apabila terjadi kepadatan di Jalan Gerbang Pemuda, kendaraan dari arah Semanggi menuju Gerbang Pemuda dapat diarahkan untuk tetap lurus menuju Slipi.

Sementara itu, apabila terjadi kepadatan di Jalan Asia Afrika, arus kendaraan dari arah Senayan City dapat diarahkan menuju Pintu 1 Senayan.

Rekayasa tersebut akan dilakukan sesuai kebutuhan dan situasi lalu lintas di lapangan. Karena itu, masyarakat yang melintas di sekitar kawasan GBK diminta memperhatikan arahan petugas serta menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas.

Suporter Diminta Jaga Ketertiban

Polda Metro Jaya juga mengimbau para suporter yang datang langsung ke SUGBK untuk menjaga ketertiban selama seluruh rangkaian pertandingan.

Suporter diminta mengedepankan sportivitas, mematuhi aturan di dalam maupun di sekitar stadion, serta mengikuti instruksi petugas keamanan. Imbauan tersebut penting untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun kepadatan yang dapat menghambat mobilitas masyarakat.

Masyarakat yang tidak menonton pertandingan tetapi memiliki aktivitas di sekitar kawasan GBK juga diminta mengikuti arahan petugas apabila terjadi rekayasa lalu lintas.

“Pelayanan dan pengamanan kami kedepankan secara persuasif dan humanis, dengan tetap profesional dan terukur. Kami berharap seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak,” ujar Budi.

Dengan pengerahan ribuan personel tersebut, kepolisian memastikan pengamanan pertandingan tidak hanya berorientasi pada keamanan di dalam stadion, tetapi juga mencakup perjalanan tim dan ofisial, akses penonton, kawasan GBK, hingga kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitarnya.

Pertandingan Indonesia versus Bangladesh diperkirakan meningkatkan aktivitas masyarakat di kawasan Senayan dan GBK sejak sebelum laga dimulai hingga pertandingan berakhir.

Karena itu, masyarakat yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau mengantisipasi kepadatan dan mengikuti perkembangan pengaturan lalu lintas dari petugas di lapangan.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *