Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Dr. I Made Subagio Garis Bawahi Pentingnya Kerja Nyata untuk Rakyat

Berita26 Dilihat

DetikSR.id JAKARTA — Dalam momentum perayaan HUT ke-28 PAN Dr. I Made Subagio, S.H., M.H., menghadiri secara langsung Malam Puncak Hari Ulang Tahun ke-28 Partai Amanat Nasional yang berlangsung dalam suasana penuh kemeriahan dan kekeluargaan di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center, Jakarta, pada Jumat, 18 September 2026.

​Peringatan hari jadi partai politik berlogo matahari putih tersebut menjadi ajang konsolidasi akbar yang dihadiri oleh ribuan kader, simpatisan, tokoh masyarakat, hingga jajaran pejabat tinggi negara serta para pimpinan partai politik nasional.

​Kehadiran akademisi sekaligus praktisi hukum terkemuka tersebut bermula dari penyampaian informasi serta undangan resmi yang difasilitasi oleh tokoh pemuda Muchtar Lutfi untuk meramaikan seluruh rangkaian acara puncak HUT ke-28 PAN.

​Tiba di kawasan kompleks Jakarta International Convention Center sekitar pukul 17.00 WIB, Dr. I Made Subagio terlebih dahulu mengikuti seluruh prosedur pemeriksaan keamanan ketat yang diberlakukan oleh aparat pengamanan lokasi.

​Proses pemeriksaan administrasi dan pengamanan tersebut berjalan dengan sangat tertib dan lancar sebelum rombongan diarahkan memasuki area utama perayaan.

​Setelah melewati tahapan verifikasi keamanan, Muchtar Lutfi secara langsung menyerahkan tanda pengenal khusus atau kartu akses ID card kepada Dr. I Made Subagio sebagai wujud penghormatan untuk dapat bergabung di dalam area VIP kegiatan perayaan tersebut.

​Kesempatan berharga di tengah helatan akbar politik ini dimanfaatkan oleh Dr. I Made Subagio sebagai ruang silaturahmi, pertukaran gagasan, serta penjalinan komunikasi konstruktif dengan sejumlah pengurus inti Partai Amanat Nasional.

​Melalui perantara Muchtar Lutfi, Dr. I Made Subagio diperkenalkan secara khusus kepada Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PAN DKI Jakarta, Surya Utama, yang lebih akrab disapa oleh publik luas dengan nama Uya Kuya.

​Pertemuan antara praktisi hukum dan pimpinan partai tingkat provinsi tersebut berlangsung hangat, penuh keakraban, serta diselingi dengan perbincangan santai mengenai dinamika sosial politik perkotaan sebelum diakhiri dengan sesi foto bersama.

​Uya Kuya sendiri secara resmi mengemban amanat sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta untuk periode kepengurusan 2024–2029 setelah dilantik secara langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pada Juni 2026.

​Dalam komunikasi yang berlangsung di sela-sela kepadatan acara tersebut, mengemuka arahan serta kesepakatan awal agar kedua belah pihak dapat menjadwalkan agenda diskusi khusus di masa mendatang.

​Diskusi mendalam tersebut dirancang untuk mengupas berbagai isu strategis, pemikiran hukum, serta langkah-langkah kolaboratif ke depan yang dapat memberikan dampak positif bagi kepentingan masyarakat luas.

​Suasana pertemuan yang cair tersebut mempertegas komitmen awal untuk membangun ruang dialog yang berorientasi pada penyelesaian masalah sosial dan pelayanan hukum warga.

​Tidak berhenti sampai di situ, pergerakan silaturahmi dilanjutkan ketika Muchtar Lutfi mendampingi Dr. I Made Subagio untuk bertatap muka secara langsung dengan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PAN, Eko Hendro Purnomo atau yang populer dengan nama Eko Patrio.

​Meskipun berlangsung singkat di tengah jadwal protokoler perayaan yang amat padat, pertemuan antara Dr. I Made Subagio dan Sekjen DPP PAN tersebut melahirkan pemahaman bersama tentang pentingnya membangun sinergi antar-elemen bangsa.

​Dalam dialog singkat tersebut, tercetus pula gagasan untuk meluangkan waktu secara tersendiri guna melangsungkan diskusi substantif mengenai pengembangan program kerja partai yang selaras dengan aspirasi hukum masyarakat.

​Bagi Dr. I Made Subagio, perjumpaan dengan para petinggi partai politik merupakan bagian dari ikhtiar memperluas jaring komunikasi publik yang berbasis pada prinsip keterbukaan dan rasa saling menghormati.

​Ia menekankan bahwa arena komunikasi politik idealnya tidak boleh berhenti sebatas pada momentum pertemuan fisik atau seremoni formal di atas panggung semata.

​Menurut pandangannya, nilai terpenting dari sebuah jalinan komunikasi politik terletak pada bagaimana seluruh perbincangan tersebut mampu ditransformasikan menjadi gagasan yang matang, kerangka program yang jelas, serta aksi nyata di lapangan.

​Setelah menyelesaikan serangkaian pertemuan silaturahmi dengan para pengurus partai, Dr. I Made Subagio bersama Muchtar Lutfi melangkahkan kaki memasuki ruangan utama perhelatan di Plenary Hall JICC.

​Berdasarkan pengamatan langsung di lokasi acara, antusiasme masyarakat dan kader PAN yang hadir memperingati hari jadi partai terlihat sangat luar biasa tinggi sejak sore hari.

​Kapasitas ruangan utama tampak terisi penuh oleh antusiasme ribuan peserta, sehingga sebagian pengunjung dan simpatisan terpaksa mengikuti jalannya perayaan melalui layar pemancar di luar area hall utama.

​Tingginya tingkat kehadiran dari berbagai elemen masyarakat tersebut mencerminkan optimisme serta besarnya dukungan publik terhadap perjalanan politik Partai Amanat Nasional di usianya yang ke-28 tahun.

​Suasana perayaan malam puncak tersebut makin megah dengan kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang duduk di jajaran kursi kehormatan.

​Turut hadir mendampingi Presiden dan Wapres yakni para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga tinggi negara, serta para Ketua Umum partai politik anggota koalisi pemerintah.

​Kehadiran Kepala Negara menjadi magnet perhatian seluruh peserta yang memenuhi ruangan perayaan malam puncak HUT ke-28 PAN.

​Dalam pidato sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam atas perjalanan historis dan konsistensi PAN yang senantiasa setia mendampingi perjuangan politik dalam mengawal kedaulatan bangsa.

​Peringatan HUT ke-28 PAN ini mengusung tema sentral “Gerak Cepat Bantu Rakyat” sebagai pedoman kerja seluruh kader di seluruh tingkatan wilayah.

​Sebagai bentuk penjelmaan dari tema besar tersebut, PAN secara resmi meluncurkan Gerakan Nasional PANsar Murah yang menyediakan paket bahan kebutuhan pokok berpotongan harga tinggi bagi masyarakat kecil.

​Bagi Dr. I Made Subagio, slogan “Gerak Cepat Bantu Rakyat” mengandung pesan moral mendalam yang harus dijadikan fondasi utama dalam setiap pengambilan keputusan politik.

​“Dari pengamatan saya selama berada di tempat kegiatan, suasananya sangat meriah dan saya melihat semangat optimisme yang kuat dari para peserta yang hadir, namun hal yang paling penting setelah perayaan ini adalah bagaimana semangat tersebut terus diwujudkan dalam bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat,” ujar Dr. I Made Subagio.

​Ia menilai bahwa publik pada hari ini makin kritis dalam menilai kinerja dan integritas lembaga politik maupun para pejabat yang diberi amanat kekuasaan.

​Masyarakat tidak lagi dengan mudah terpesona oleh gema slogan-slogan manis, melainkan menagih bukti kehadiran, kualitas pelayanan, serta efektivitas program kerja konkret yang menyentuh persoalan harian mereka.

​Oleh karena itu, Dr. I Made Subagio memandang bahwa politik seyogianya diposisikan sebagai ladang pengabdian publik yang dilandasi oleh rasa tanggung jawab, keterbukaan terhadap kritik, serta kesediaan untuk hadir memberi solusi.

​Ia menegaskan bahwa kerja-kerja politik harus selalu berimpitan dengan upaya penegakan hukum yang adil dan perlindungan hak-hak dasar warga negara di seluruh pelosok tanah air.

​Proses mendengarkan keluhan warga, memahami akar masalah, dan merumuskan jalan keluar sesuai koridor hukum merupakan wujud nyata dari pengabdian politik yang bermakna.

​Dalam kesempatan tersebut, Dr. I Made Subagio menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Muchtar Lutfi yang telah membuka ruang silaturahmi dengan jajaran pengurus pusat dan daerah PAN.

​Ia berharap jalinan komunikasi yang telah terbangun dapat berlanjut pada diskusi akademis dan praktis yang lebih mendalam mengenai penataan hukum serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

​Malam Puncak HUT ke-28 PAN di JICC ini pun menjadi penanda penting perjalanan partai politik dalam memperkuat komitmen pelayanan bagi kemajuan bangsa dan negara.(Red/rl/Dicky/cp)

Sumber: Pers Rilis Dr. I Made Subagio, S.H, M.H

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *