BRI BO Rangkasbitung dan Polres Lebak Dorong Ketahanan Pangan melalui Sosialisasi KUR bagi Kelompok Tani Binaan

Berita40 Dilihat

DetikSR.id LEBAK – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional serta upaya meningkatkan kesejahteraan petani, BRI Branch Office Rangkasbitung berkolaborasi dengan Polres Lebak menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi kelompok tani binaan Polri di wilayah Kabupaten Lebak.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperluas akses pembiayaan kepada sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Acara dihadiri oleh jajaran Polres Lebak, kelompok tani binaan, serta perwakilan BRI BO Rangkasbitung.

Pemimpin Cabang BRI BO Rangkasbitung, Eko Mandala Saputra, hadir sebagai pembicara utama untuk memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada para petani mengenai pentingnya akses permodalan yang aman, mudah, dan terjangkau dalam mengembangkan usaha pertanian.

Dalam paparannya, Eko Mandala menjelaskan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pembiayaan yang disubsidi pemerintah untuk membantu pelaku usaha produktif, termasuk petani, agar dapat memperoleh modal kerja maupun investasi dengan bunga yang ringan dan persyaratan yang mudah.

“KUR hadir sebagai solusi pembiayaan bagi para petani yang ingin meningkatkan kapasitas usahanya. Melalui akses permodalan yang lebih mudah, diharapkan para petani dapat meningkatkan produktivitas, memperluas usaha, serta menciptakan nilai tambah yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat sekitar,” ujar Eko Mandala Saputra.

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar penting perekonomian daerah yang perlu mendapatkan dukungan berkelanjutan, baik melalui pendampingan maupun akses pembiayaan yang memadai. Oleh karena itu, BRI terus berkomitmen untuk memperluas penyaluran KUR kepada para pelaku usaha di sektor pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.

Melalui sosialisasi ini, para petani mendapatkan pemahaman mengenai manfaat KUR, mekanisme pengajuan, persyaratan yang diperlukan, serta cara memanfaatkan pembiayaan secara produktif untuk mendukung pengembangan usaha tani. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman petani dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan fasilitas perbankan secara optimal.

Kerja sama antara BRI BO Rangkasbitung dan Polres Lebak ini juga menjadi bukti sinergi yang kuat antara lembaga perbankan dan aparat penegak hukum dalam mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Polri melalui kelompok tani binaan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi dan memanfaatkan sesi diskusi untuk berkonsultasi mengenai kebutuhan pembiayaan usaha mereka. Hal ini menunjukkan tingginya minat petani terhadap akses permodalan yang dapat membantu pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, BRI BO Rangkasbitung berharap semakin banyak petani yang dapat memanfaatkan program KUR untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha pertanian. Dengan dukungan permodalan yang tepat serta kolaborasi yang kuat antara BRI, Polri, dan masyarakat, sektor pertanian di Kabupaten Lebak diharapkan mampu berkembang lebih maju dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi daerah.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *