DetikSR.id KOTA TANGERANG – Ketua FWJI Korwil Tangerang Kota, Cecep Yuliardi,Pd. menyayangkan pernyataan Camat Pinang yang diduga mengatakan kepada pihak Alam Sutera (Alsut) bahwa tidak mengetahui siapa penyelenggara acara Open Turnamen Sepak Bola Sumpah Pemuda di Bunga Mekar, Kunciran Jaya.
Padahal fakta dokumen izin lengkap dan sudah ditandatangani:
1. Ketua RT 01/01, RT 02/01, RT 03/01, RT 04/01 Kunciran Jaya
2. Ketua RW 01 Kunciran Jaya
3. Lurah Kunciran Jaya, Markasan, SH – NIP 19770406 200801 1 009
4. Camat Pinang, Syarifuddin Harja Winata, http://S.Sos, MH – NIP 19691106 199312 1 001 (stempel & TTD basah)
“Setelah dapat info Camat bilang tidak tahu, saya langsung telpon Camat. Pak, kan kita sudah ada TTD izin Bapak, kok Bapak bilang gak tahu? Kami FWJI sangat menghargai Alam Sutera, karena kami tahu sebagian tanah lapangan Bunga Mekar itu milik Alsut. Makanya kami bersurat resmi dan mengajukan proposal, barangkali Alsut mau jadi sponsor. Itu etika,” tegas Cecep.
“Kalau Alsut memang keberatan atau tidak mengizinkan, harusnya sampaikan langsung ke kami. Di proposal kami jelas ada No WA, email, dan alamat kantor Sekretariat FWJI Tangkot. Jangan malah nanya ke Camat, terus Camat bilang gak tahu. Kesannya kami seperti ormas liar yang tidak punya izin wilayah. Padahal untuk izin wilayah kami sudah lengkap, tinggal izin pemilik lahan saja yang kami hormati.”
FWJI Tangkot menilai pernyataan Camat Pinang tersebut merugikan nama baik organisasi pers dan berpotensi memprovokasi pihak Alam Sutera.
Camat Pinang agar memberikan klarifikasi resmi dan tidak mangkir dari izin yang sudah beliau tandatangani sendiri.
Pihak Alam Sutera jika memang keberatan dengan proposal sponsor, agar menyampaikan secara tertulis resmi ke Kantor FWJI Tangkot, bukan melalui pihak ketiga.
Kegiatan Open Turnamen Sumpah Pemuda ini adalah kegiatan positif kepemudaan, bukan kegiatan komersial liar.
Acara turnamen sepak bola jelang Sumpah Pemuda kami akan pending meskipun sudah sesuai izin warga dan Lurah yang sudah ada. FWJI menghormati aset Alam Sutera makanya bersurat bahkan mengirimkan proposal kegiatan belajarlah komunikasi langsung kan jelas, alamat kantor, email kita juga, kalau tidak mengizinkan ya tidak apa apa sih “ucap Cecep.(*/Red)









