DetikSR.id MUSI RAWAS – Koordinator Aliansi Masyarakat Muara Beliti Bersatu (AMMBB), Tommy JPisa, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Musi Rawas, khususnya warga Kelurahan Pasar Muara Beliti, terkait insiden kericuhan yang terjadi dalam aksi beberapa waktu lalu.
Permohonan maaf tersebut disampaikan bersama perwakilan Forum Ketua RT Kelurahan Pasar Muara Beliti. Tommy mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah melayangkan surat resmi kepada Lurah Pasar Muara Beliti, dengan tembusan kepada sejumlah pihak terkait.
“Hari ini kami telah menyampaikan surat permohonan maaf sekaligus pemberitahuan terkait penggantian kaca pintu dan jendela kantor lurah yang sempat dirusak massa,” ujar Tommy kepada wartawan, Rabu (15/4/2026) kemarin.
Ia menjelaskan, kericuhan terjadi dalam aksi damai masyarakat yang tergabung dalam AMMBB, tepatnya pada aksi jilid kelima yang digelar pada Kamis (26/2/2026). Aksi tersebut berujung ricuh dan menyebabkan kerusakan pada fasilitas kantor lurah, termasuk pecahnya kaca pintu dan jendela.
Menurut Tommy, sebelum aksi berlangsung, pihaknya telah mengimbau massa untuk tetap menjaga ketertiban, etika, dan tidak melakukan tindakan anarkis. Namun, insiden di luar kendali tetap terjadi.
“Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut karena tidak sesuai dengan komitmen awal aksi damai,” tegasnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, AMMBB telah melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak. Perbaikan dilakukan secara swadaya dan gotong royong oleh anggota aliansi pada Minggu (5/4/2026).
Selain menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Musi Rawas, lurah, dan masyarakat setempat, Tommy juga mengajak seluruh warga untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya di Kelurahan Pasar Muara Beliti, agar bersama-sama menyukseskan pelaksanaan pemilihan Ketua RT serentak dijadwalkan pada hari Minggu tanggal 19 April 2026. ( Rif’at Achmad ).






