Api Kembali Berkobar di Tarakan, Tim SAR Brimob Kaltara Bergerak Cepat Jinakkan Karhutla

Berita Daerah49 Dilihat

DetikSR.id Tarakan, 11 Agustus 2026 — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kalimantan Utara. Kali ini, kebakaran terjadi di Jl. Bengawan, Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Selasa (11/8/2026).

Menyikapi kejadian tersebut, Tim SAR Kompi 2 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltara bergerak cepat menuju lokasi untuk melaksanakan penanganan kebakaran. Sebanyak 10 personel diterjunkan di bawah pimpinan Pa Ops Kompi 2 Batalyon A Pelopor, Aiptu Setyawan Agung Susanto.

Dalam penanganan tersebut, 1 unit kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) Satbrimob Polda Kaltara turut diturunkan untuk membantu proses pemadaman. Dengan dukungan AWC, personel berupaya mempercepat proses pendinginan dan pengendalian titik api agar kobaran tidak semakin meluas.

Setibanya di lokasi, personel bersama dukungan kendaraan AWC langsung melakukan pengecekan kondisi lapangan dan mengambil langkah-langkah penanganan. Upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan serta potensi penyebaran api ke area di sekitarnya.

Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol. Sarly Sollu, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi setiap kejadian Karhutla di wilayah Kalimantan Utara.

“Kami selalu menekankan kepada seluruh personel untuk bergerak cepat setiap menerima informasi terkait kebakaran hutan dan lahan. Respons awal sangat penting agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas. Untuk mendukung proses pemadaman, kami juga mengerahkan sarana dan prasarana yang dimiliki, termasuk kendaraan AWC,” tegas Dansat Brimob Polda Kaltara.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Pencegahan dan penanganan Karhutla membutuhkan kepedulian serta kerja sama semua pihak,” tambahnya.

Kehadiran 10 personel Tim SAR dan 1 unit AWC Satbrimob Polda Kaltara menjadi bentuk nyata kesiapsiagaan Brimob dalam memberikan respons cepat terhadap kejadian kebakaran, sekaligus mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan.(*/Red,/aw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *