Bakar Semangat Calon Paskibraka Tenjo, Danramil 0621-23/Parungpanjang Tegaskan Kedisiplinan dan Jiwa Korsa adalah Kunci

Berita Daerah34 Dilihat

DetikSR.id TENJO, BOGOR – Komandan Rayon Militer (Danramil) 0621-23/Parungpanjang-Tenjo, Kapten INF Junaedi, S.Sos., M.I.P., memberikan arahan strategis sekaligus motivasi mendalam kepada seluruh Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kecamatan Tenjo. Pengarahan yang berlangsung di tengah pemusatan latihan tersebut ditujukan untuk memetakan kesiapan fisik, mental, dan kedisiplinan para putra-putri terbaik daerah menjelang Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2026 yang ke 81

​Dalam arahannya, perwira TNI Angkatan Darat yang dikenal humanis dan kolaboratif tersebut menyampaikan bahwa predikat sebagai Calon Paskibraka merupakan kehormatan luhur yang tidak didapatkan oleh setiap pemuda. Tugas mengibarkan Sang Merah Putih bukan sekadar urusan seremonial, melainkan representasi dari rasa cinta tanah air, pengabdian nasional, dan pembentukan karakter kepemimpinan masa depan.

​”Kalian adalah putra-putri terbaik yang terpilih melalui seleksi ketat di Kecamatan Tenjo. Menjadi anggota Paskibraka menuntut tanggung jawab yang besar, mental yang kuat, serta disiplin yang tinggi. Jadikan momentum latihan ini untuk menempa diri menjadi pribadi yang tangguh,” tegas Kapten INF Junaedi di hadapan puluhan peserta pelatihan.Rabu (01/06/2026).

​Pewira penyandang gelar Magister Ilmu Pemerintahan (M.I.P.) ini merinci empat poin instruksi utama sebagai pedoman bagi para peserta selama masa pemusatan latihan:

Penanaman Kedisiplinan dan Jiwa Korsa: Danramil menekankan bahwa Paskibraka bergerak dalam satu kesatuan linier. Keberhasilan formasi ditentukan oleh kesolidan tim, di mana ego pribadi harus dilebur demi nama baik korps.

​Menjaga Resiliensi Fisik dan Kesehatan: Mengingat intensitas latihan di lapangan yang cukup tinggi, para peserta diinstruksikan untuk mematuhi manajemen istirahat yang diberikan, menjaga pola konsumsi nutrisi, serta aktif berkomunikasi dengan tim medis.

​Kepatuhan Mutlak terhadap Instruksi Pelatih: Setiap dinamika gerakan PBB (Peraturan Baris-Berbaris) yang diajarkan oleh tim instruktur merupakan modal mutlak demi mencapai kesempurnaan formasi pada hari pelaksanaan upacara.

​Menjaga Reputasi Diri dan Institusi: Para Calon Paskibraka diminta menjadi representasi atau role model kepemudaan yang positif, baik di dalam lingkungan latihan maupun di kehidupan sosial bermasyarakat.
​Di akhir arahannya, Danramil menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim pelatih dan panitia dari unsur Koramil, Polsek, pihak kecamatan, serta unsur pembina yang terus konsisten mengawal jalannya latihan. Beliau juga mengingatkan bahwa tetesan keringat di lapangan adalah bentuk konkret dari rasa nasionalisme generasi muda.

​”Kepada para pelatih, saya titipkan adik-adik kita ini. Utamakan faktor keamanan dan keselamatan dalam setiap tahapan latihan. Mari kita bulatkan tekad untuk menyukseskan Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kecamatan Tenjo dengan performa terbaik,” pungkasnya.

​Kegiatan pembukaan pemusatan latihan ini berjalan dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh elemen Tiga Pilar Kecamatan Tenjo berkomitmen penuh mendukung kelancaran agenda nasional ini demi memupuk jiwa patriotisme generasi penerus bangsa.(R.Hidayat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *