DetikSR.id LUBUKLINGGAU – Pemerintah Kota Lubuk Linggau bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Lubuk Linggau menyalurkan bantuan usaha mikro (UMKM) Tahap I Tahun 2026 kepada 35 penerima manfaat. Kegiatan tersebut berlangsung di Cinema Hall Lantai 5 Kantor Pemkot Lubuk Linggau, Jumat (31/7/2026).
Acara dihadiri Wali Kota Lubuk Linggau, Wakil Wali Kota Lubuk Linggau , H. Rustam Effendi, Sekda, H.Trisko Defriyansa, Kota Lubuk Linggau, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) antara lain, Iie Sumirat dan pejabat lainnya.
Ketua BAZNAS Kota Lubuk Linggau, Marjiyanto didampingi Wakil Ketua I H. Luthfi Ishak, Wakil Ketua II Abdul Haris Helmi, Wakil Ketua III Andi Wiyanda, dan Wakil Ketua IV Holison kepada media terbitan Nasional Detiksuararakyat.id usai acara tersebut mengatakan, penyaluran bantuan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 43/KPTS/BAZNAS-LLG/VII/2026 tentang Pemberian Bantuan Baznas Tahap I Tahun 2026.
Ia menjelaskan, sebanyak 35 pelaku usaha mikro menerima bantuan modal usaha dengan nilai masing-masing sebesar Rp2.000.000. Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan kepada salah seorang penerima manfaat, Rohimah.

Sementara itu, Wali Kota Lubuk Linggau, H.Rustam Effendi dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan kali ini merupakan program bantuan UMKM yang kedua. Sebelumnya, bantuan serupa telah diberikan kepada 40 penerima, sedangkan pada tahap ini disalurkan kepada 35 penerima melalui Baznas.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak bersumber dari APBD, melainkan berasal dari dana yang disalurkan melalui Baznas sebagai bentuk realisasi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaku usaha mikro.
Wali Kota juga mengungkapkan bahwa pada Agustus 2026 mendatang, Pemerintah Kota Lubuk Linggau berencana kembali menyalurkan bantuan kepada 120 penerima manfaat.
Penyaluran akan dibagi merata di delapan kecamatan, masing-masing sebanyak 15 penerima, dengan total anggaran mencapai Rp240 juta. Ia menegaskan bahwa program bantuan tersebut diberikan secara objektif tanpa membedakan latar belakang masyarakat.
“Kami ingin memastikan bantuan ini dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat Kota Lubuk Linggau, tanpa ada unsur tendensius maupun perbedaan pilihan politik,” pungkasnya. ( Rif’at Achmad )












