BETSLOW Gelar Jumat Berkah dan Santunan Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial di Petukangan

Sosial57 Dilihat

DetikSR.id Jakarta,— Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui kegiatan Jumat Berkah dan santunan anak yatim yang diselenggarakan komunitas Betawi Slow (BETSLOW). Kegiatan berlangsung di Basecamp BETSLOW, kawasan Petukangan AMD, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Ketua Umum BETSLOW, M. Bayu Romadhon, hadir sekaligus ikut memimpin jalannya kegiatan. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen komunitas dalam menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat solidaritas sosial, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim.

Kegiatan Jumat Berkah ini tidak sekadar menjadi agenda berbagi, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa persaudaraan di tengah masyarakat. Melalui santunan anak yatim, BETSLOW berupaya menghadirkan kebahagiaan sekaligus menanamkan nilai kepedulian sebagai bagian penting dari kehidupan bermasyarakat.

Bagi BETSLOW, semangat kebetawian tidak hanya tercermin melalui identitas, pergaulan, dan kecintaan terhadap budaya Betawi, tetapi juga melalui tindakan nyata yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.

M. Bayu Romadhon bersama jajaran dan anggota BETSLOW menunjukkan bahwa komunitas dapat mengambil peran positif dalam kehidupan sosial. Semangat berbagi diharapkan terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu mereka yang membutuhkan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa nilai-nilai luhur masyarakat Betawi, seperti kebersamaan, kekeluargaan, dan saling membantu, tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan modern.

Melalui program Jumat Berkah dan santunan anak yatim, BETSLOW berharap kegiatan sosial serupa dapat terus berlanjut, sehingga keberadaan komunitas tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat luas.

BETSLOW berbagi bukan sekadar memberi, melainkan merawat kepedulian, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan keberkahan bagi sesama.(Red/DJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *