DetikSR.id Jakarta – Buku berjudul “Jakarta Menyala,” yang menggambarkan 100 hari pertama kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno, karya Frans Ekodhanto, menuai berbagai tanggapan dari tokoh masyarakat Jakarta. Salah satunya adalah Robert Siagian dari Gerakan Pemuda Marhaenisme Jakarta (GPM Jakarta).
Robert berpendapat bahwa buku tersebut hanya mencerminkan sekitar 15% dari pencapaian janji kampanye Gubernur Pramono Anung-Rano Karno, dan masih banyak aspek yang perlu ditingkatkan.
Robert menyoroti kebijakan perekonomian yang belum secara signifikan mengangkat taraf hidup warga Jakarta dari garis kemiskinan. Ia menyayangkan bahwa isu ini tidak dibahas secara mendalam dalam buku tersebut, begitu pula dengan lambatnya layanan publik akibat masalah sistem.
“Kedua masalah ini belum dimuat dan digambarkan secara rinci,” tegas Robert, yang menjabat sebagai Sekretaris GPM Jakarta.
Namun, secara keseluruhan, Robert mengakui bahwa buku tersebut mencakup program kerja yang ada, terutama dalam hal dasar kebijakan pembangunan dan etos kerja sumber daya manusia yang dinilai sudah baik.
“Secara umum, buku ini dapat dikatakan mewakili kinerja gubernur selama 100 hari, dan kebijakan yang ada cukup baik dalam hal pembangunan serta etos kerja,” pungkasnya.(Red/RB)






