Dinas ketahanan pangan ( ketapang ) Jeneponto Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026

Berita Daerah319 Dilihat

DetikSR.id JENEPONTO — Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) turut ambil bagian dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional yang digelar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kegiatan ini merupakan program nasional yang diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional sebagai upaya memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jeneponto, Rachmat Sasmito, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menekan gejolak harga serta menjaga daya beli masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Jeneponto, Rizal Arsandy, didampingi Analis Ketahanan Pangan , menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jeneponto ikut serta secara serentak secara nasional dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah menjelang bulan puasa dan Idul Fitri 2026.

 

“Hari ini Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengikuti pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara nasional sebagai bentuk dukungan terhadap program Badan Pangan Nasional dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Jeneponto melalui Dinas Ketahanan Pangan juga mengikuti kegiatan video zoom bersama Kementerian Pertanian, sebagai bagian dari koordinasi nasional pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah di Jeneponto dilaksanakan di pelataran Masjid Agung Jeneponto, pada Jumat, 13 Februari 2026. Berbagai bahan pangan pokok disediakan dengan harga di bawah harga pasar guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan lebih terjangkau.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga pangan di daerah menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. (IL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *