DPD RI Awards 2026: Apresiasi Para Menteri, Dorong Tokoh Inspiratif, Penggerak Daerah Berkarya dan Inovator Indonesia

Berita62 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) kembali menggelar DPD RI Awards 2026, sebuah ajang penghargaan yang menjadi bentuk apresiasi terhadap tokoh-tokoh inspiratif dan penggerak di berbagai daerah di Indonesia.

Ajang ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk mengangkat berbagai karya, inovasi, serta kontribusi masyarakat daerah yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan. DPD RI juga mendorong masyarakat untuk turut berpartisipasi dengan mengusulkan tokoh-tokoh berprestasi dari daerah masing-masing.

Masyarakat yang ingin mendaftarkan diri maupun mengusulkan tokoh yang dinilai memiliki kontribusi dan prestasi dapat mengikuti proses pendaftaran melalui laman resmi DPD RI Awards di https://awards.dpd.go.id.
Pendaftaran DPD RI Awards 2026 masih dibuka hingga Jumat, 21 Agustus 2026.

Karena itu, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mengusulkan sosok-sosok inspiratif yang dinilai layak mendapatkan penghargaan.

Pelaksanaan DPD RI Awards mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh nasional. Dalam malam penganugerahan DPD RI Awards 2025, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifah Fauzi, menilai ajang tersebut menjadi salah satu wujud nyata semangat kolaborasi dalam membangun bangsa.

Arifah mengatakan, pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan keterlibatan dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk para tokoh yang selama ini berkontribusi langsung di tengah masyarakat.

“Ini menunjukkan semangat kebersamaan untuk menuju Indonesia Emas 2045, ini bisa tercapai bila kita semua saling berkolaborasi dan bersinergi, malam hari ini kita buktikan bukti dan kolaborasi tersebut,” kata Arifah dalam malam penganugerahan DPD RI Awards 2025.

Menurut Arifah, setiap tokoh di daerah memiliki peran dan kontribusi masing-masing dalam membangun Indonesia. Karena itu, keberadaan DPD RI dinilai penting untuk mengangkat dan memperkenalkan berbagai sosok yang selama ini bekerja serta memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah.

“DPD ini bagian yang tidak terpisahkan dari proses bersama untuk membangun bangsa,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Ia menilai DPD RI Awards memiliki nilai penting karena tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga dapat menjadi sumber motivasi bagi generasi muda di daerah.

Menurut Widiyanti, keberadaan ajang penghargaan seperti ini dapat mendorong anak-anak muda untuk terus menghasilkan karya, melakukan inovasi, serta menciptakan berbagai gagasan yang dapat memberikan manfaat bagi daerahnya.

“Saya sangat mengapresiasi DPD RI telah mengadakan awards seperti ini, ini sangat memotivasi anak-anak muda di daerah untuk berkarya, berinovasi, dan menjadi sangat kreatif dan membuat ide-ide yang baik untuk daerahnya,” ujar Widiyanti.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk pengakuan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, komunitas, akademisi, pelaku usaha, generasi muda, hingga tokoh lokal yang memiliki gagasan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, Permaisuri Sri Sultan Hamengkubuwana X, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, yang hadir dalam malam penganugerahan DPD RI Awards 2025, turut memberikan apresiasi terhadap ajang tersebut.

GKR Hemas menilai para penerima penghargaan merupakan gambaran nyata mengenai kondisi dan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Menurutnya, apresiasi terhadap para tokoh daerah juga perlu diikuti dengan upaya untuk terus mengawal dan membantu menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi.

“Dari awards yang disampaikan sebetulnya itu kondisi yang betul-betul terjadi di masyarakat, dan tidak hanya kita menilai, tetapi kita juga mengawal mereka dan kita juga bisa mengatasi problem-problem di daerah,” ujar GKR Hemas.

Dengan demikian, DPD RI Awards tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan. Lebih jauh, ajang ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempertemukan gagasan, mengangkat potensi daerah, serta memperkuat perhatian terhadap berbagai inovasi yang lahir dari masyarakat.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, DPD RI Awards menghadirkan empat kategori penghargaan yang berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, serta kebudayaan.
Keempat kategori tersebut adalah Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah.Inovator Teknologi Kesehatan, Penggerak Desa Mandiri Pangan, dan Pelestari Budaya Daerah:

1. Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah.

Kategori pertama diberikan kepada individu yang memiliki dedikasi dan kontribusi dalam mengembangkan pendidikan nonformal atau pendidikan luar sekolah.

Penghargaan ini ditujukan kepada sosok yang mampu menghadirkan inovasi sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan dan pembelajaran.

“Penghargaan diberikan kepada Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat,” tulis DPD RI dalam laman resminya pada (20/8/2026).

Kategori ini menjadi penting mengingat pendidikan nonformal memiliki peran dalam memberikan akses pembelajaran bagi masyarakat yang membutuhkan alternatif pendidikan di luar jalur formal.

2. Inovator Teknologi Kesehatan.

Kategori kedua berfokus pada bidang kesehatan, khususnya inovasi teknologi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penghargaan diberikan kepada individu, profesional, maupun akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium.

“Diberikan kepada individu, profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas DPD RI.

Kategori ini diharapkan dapat menjadi bentuk apresiasi terhadap para inovator yang terus mengembangkan teknologi dan solusi kesehatan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

3. Penggerak Desa Mandiri Pangan.

Kategori ketiga menyasar tokoh yang berperan dalam membangun kemandirian pangan di tingkat desa.
Penghargaan diberikan kepada para penggerak yang mampu memanfaatkan potensi pangan lokal, memberdayakan masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan.

“Ditujukan kepada Penggerak Desa Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan,” jelas DPD RI.

Penghargaan ini sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap berbagai inisiatif masyarakat di daerah yang berupaya menciptakan sistem pangan yang mandiri dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

4. Pelestari Budaya Daerah.

Kategori terakhir diberikan kepada individu yang memiliki kontribusi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah.
Tidak hanya menjaga tradisi, penghargaan ini juga ditujukan kepada sosok yang melakukan inovasi dan aktif memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional,” jelas DPD RI.

Kategori ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kekayaan budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman.

Selain empat kategori utama, DPD RI juga akan menghadirkan Special Recognition Awards. Penghargaan khusus ini ditujukan kepada tokoh, individu, maupun kelompok yang dinilai telah memberikan kontribusi secara konsisten dan berkelanjutan bagi daerah.

Kehadiran penghargaan khusus tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap mereka yang mungkin tidak masuk dalam empat kategori utama, tetapi memiliki rekam kontribusi yang kuat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Melalui DPD RI Awards 2026, DPD RI diharapkan tidak hanya memberikan penghargaan kepada para tokoh inspiratif, tetapi juga memperluas ruang apresiasi terhadap berbagai karya dan inovasi yang tumbuh dari daerah.

Ajang ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa berbagai perubahan positif bagi Indonesia dapat lahir dari daerah, melalui orang-orang yang bekerja, berinovasi, menjaga budaya, memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan pendidikan, hingga menciptakan terobosan di bidang kesehatan.

Masyarakat masih dapat berpartisipasi dalam DPD RI Awards 2026 dengan mendaftarkan diri atau mengusulkan tokoh inspiratif melalui laman resmi DPD RI Awards di https://awards.dpd.go.id. Pendaftaran dibuka hingga Jumat, 21 Agustus 2026.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *