FKMWC-NU Jakarta Pusat Gelar Istighotsah dan Doa Bersama, Ustad Yusrul Hana: Muktamar NU ke-35 Harus Menjadi Momentum Memperkuat Khidmat untuk Umat

Organisasi82 Dilihat

DetikSR.id Jakarta – Forum Komunikasi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (FKMWC-NU) Jakarta Pusat menggelar Istighotsah dan Doa Bersama sebagai ikhtiar spiritual untuk menyukseskan pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (19/7/2026) ini juga dirangkaikan dengan syukuran atas sukses dan terselenggaranya Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Jakarta Pusat.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus dan warga Nahdliyin. Hadir dalam kesempatan tersebut Rois Syuriah PCNU Jakarta Pusat, Drs. KH. Mashuri, M.Sos., serta Ketua PCNU Jakarta Pusat, Ustad Yusrul Hana, bersama para kiai, tokoh agama, dan pengurus MWC NU se-Jakarta Pusat.

Lantunan istighotsah, dzikir, dan doa dipanjatkan bersama sebagai bentuk ikhtiar batin agar Muktamar NU ke-35 berlangsung lancar, penuh keberkahan, serta menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi dan kemaslahatan umat.

Selain menjadi doa bersama untuk Muktamar, kegiatan ini juga menjadi ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya Konfercab PCNU Jakarta Pusat yang berjalan dengan baik. Momentum tersebut sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat soliditas pengurus NU di Jakarta Pusat dalam mengemban amanah organisasi.

Ketua PCNU Jakarta Pusat, Ustad Yusrul Hana, menegaskan bahwa doa bersama bukan sekadar tradisi, melainkan wujud keyakinan bahwa setiap langkah perjuangan Nahdlatul Ulama harus selalu diawali dan diiringi dengan memohon pertolongan Allah SWT.

“Muktamar NU ke-35 harus menjadi momentum untuk memperkuat khidmat Nahdlatul Ulama kepada umat, bangsa, dan negara. Melalui istighotsah ini, kami memohon kepada Allah SWT agar seluruh rangkaian Muktamar diberikan kelancaran, menghasilkan keputusan yang membawa maslahat, serta melahirkan kepemimpinan yang amanah, bijaksana, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ujar Ustad Yusrul Hana.

Ia juga mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk menjaga persatuan dan menjadikan Muktamar sebagai ajang memperkokoh persaudaraan, bukan ruang perpecahan.

“NU dibangun di atas semangat persaudaraan, musyawarah, dan pengabdian. Karena itu, mari kita sambut Muktamar dengan hati yang bersih, menjaga ukhuwah, serta terus menguatkan komitmen untuk melayani umat dengan penuh keikhlasan,” tambahnya.

Sementara itu, Rois Syuriah PCNU Jakarta Pusat, Drs. KH. Mashuri, M.Sos., mengajak seluruh jamaah untuk terus memperbanyak doa agar setiap proses yang dijalani Nahdlatul Ulama senantiasa mendapat bimbingan dan ridha Allah SWT.

Melalui kegiatan ini, FKMWC-NU Jakarta Pusat berharap Muktamar NU ke-35 dapat berlangsung dengan aman, damai, dan menghasilkan kebijakan strategis yang semakin memperkuat peran Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan yang konsisten menjaga nilai-nilai Islam moderat, persatuan bangsa, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Indonesia.(Red/DJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *