Gebyar UMKM dan Gerakan Pangan Murah Warnai Kabupaten Bogor, Ribuan Warga Nikmati Harga Terjangkau

Berita35 Dilihat

DetikSR.id BOGOR – Semangat kemandirian pangan dan dukungan terhadap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) semakin terasa di Kabupaten Bogor. Pada Sabtu (30/8/2025) pagi, Gebyar UMKM dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional resmi digelar di area Parkir VIP Stadion Pakansari, Cibinong. Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal.

Sejak pukul 08.00 WIB, Bupati Bogor Rudi Susmanto beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah hadir di lokasi. Mereka disambut antusias oleh para pelaku UMKM dan masyarakat yang mulai memadati area acara. Suasana hangat terlihat ketika para pejabat daerah berkeliling meninjau stan-stan UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan.

Acara ini juga tersambung dengan kegiatan nasional melalui video conference bersama Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Kabulog RI, Mayor Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah tahun ini dilaksanakan secara serentak di 421 titik di 38 provinsi dan 262 kabupaten/kota. Fokus utama GPM adalah memastikan ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Berbagai bahan pangan dijajakan dalam GPM, mulai dari beras, gula, minyak goreng, hingga telur ayam. Tak hanya itu, daging ayam, daging sapi, cabai, bawang merah, bawang putih, serta aneka sayuran dan buah-buahan juga tersedia dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Hal ini langsung disambut baik oleh warga yang berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan tersebut.

Bupati Bogor Rudi Susmanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pasar murah, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat daya beli masyarakat sekaligus memberi ruang lebih luas bagi UMKM. “Kita ingin UMKM semakin tumbuh, dan masyarakat juga terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau,” ujar Rudi.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Henggar Tri Wahono, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan.

“Kami di jajaran Kodim bersama Koramil se Kabupaten Bogor terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya mendukung kegiatan tingkat kabupaten seperti hari ini, tetapi Koramil bersama kecamatan dan desa-desa juga menggelar kegiatan serupa. Harapannya, warga di pelosok pun dapat merasakan langsung manfaat dari Gerakan Pangan Murah,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan TNI bersama pemerintah daerah menjadi bukti nyata sinergi menjaga stabilitas harga bahan pokok. “Kegiatan ini bukan hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau, tapi juga mendorong UMKM lokal agar lebih berkembang,” ujarnya.

Selain pasar pangan murah, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, pelaku UMKM, hingga masyarakat luas. Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty, menilai bahwa kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara paling efektif menghubungkan pelaku usaha dengan konsumen secara langsung.

Acara yang diikuti sekitar 150 orang ini berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan hingga selesai pada pukul 10.20 WIB. Gebyar UMKM dan GPM serentak di Kabupaten Bogor ini diharapkan menjadi contoh nyata bahwa ketersediaan pangan murah dan dukungan pada UMKM bisa berjalan beriringan demi kesejahteraan masyarakat.(*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *