Gerak Cepat Tim Anak Macan Polsek Lubuk Linggau Utara I Terkam Dua Pengamen Penyerang Bus ALS

Berita Daerah101 Dilihat

DetikSR.id LUBUKLINGGAU – Aksi dua oknum pengamen yang nekat menyerang Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) menggunakan gunting dan obeng di Simpang Empat Kenanga II, Kota Lubuklinggau, akhirnya terhenti.
Tak butuh waktu lama, Tim Anak Macan Polsek Lubuk Linggau Utara I bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua pemuda yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Keduanya, R dan EL, diamankan polisi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, di sebuah rumah kontrakan di RT 04, Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I. Keduanya diketahui berprofesi sebagai pengamen yang kerap masuk ke dalam bus yang melintas di wilayah Kota Lubuk Linggau.

Penangkapan tersebut bermula dari video aksi penyerangan yang viral di media sosial. Dalam rekaman, terlihat dua orang secara bergantian mendekati Bus ALS yang sedang berhenti di lampu merah Simpang Empat Kenanga II, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Yang membuat aksi tersebut menjadi sorotan, keduanya terlihat mengarahkan gunting dan obeng ke bagian dalam jendela bus. Aksi nekat itu bahkan sempat direkam pengendara yang berada di lokasi.

Video tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu keresahan masyarakat. Menindaklanjuti informasi tersebut, Polsek Lubuk Linggau Utara I langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan kedua pelaku.

Kapolsek Lubuk Linggau Utara I, Iptu Sumardi Candra, mengatakan pihaknya bergerak setelah mengetahui adanya video penyerangan yang viral.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui keduanya ngontrak di sebuah rumah di RT 04 Kelurahan Megang,” ujar Sumardi. Tanpa menunggu lama, petugas kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan R dan EL. Keduanya selanjutnya dibawa ke Polsek Lubuklinggau Utara I untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berawal dari Cekcok di SPBU
Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi tersebut diduga bermula ketika kedua pemuda itu hendak masuk dan mengamen di dalam Bus ALS saat berada di kawasan SPBU Megang, Jalan A Yani.
Namun, keinginan tersebut dilarang oleh kernet bus. Larangan itu kemudian memicu cekcok antara kedua pengamen dengan kernet.

Bus selanjutnya meninggalkan lokasi. Namun, kedua pemuda tersebut diduga tidak terima dan kemudian mengejar bus. Kesempatan muncul ketika bus terhambat lampu merah. Kedua pemuda itu diduga berhasil mendekati bus dan kemudian melakukan penyerangan terhadap kernet serta bagian bus menggunakan gunting dan obeng.
Aksi tersebut terekam kamera warga dan akhirnya viral di media sosial.

“Untuk korbannya sedang kami lacak, karena tentunya perjalanan Bus ALS ini sudah jauh,” terang Kapolsek.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pemuda tersebut untuk mendalami motif penyerangan, memastikan ada atau tidaknya korban serta menentukan proses hukum selanjutnya. ( Rif’at Achmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *