Gereja Katedral Hingga Hotel Borobudur dan Pengusaha, Sumbang Hewan Kurban ke Istiqlal Pada Idul Adha 1447 H

Berita145 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, kembali menerima puluhan hewan kurban dari berbagai kalangan pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Tidak hanya berasal dari pemerintah dan masyarakat, hewan kurban juga datang dari Gereja Katedral Jakarta serta sejumlah pelaku usaha, mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi yang telah lama terjalin di lingkungan sekitar masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menerima puluhan sapi, kambing, dan domba dari berbagai pihak.

Salah satu penyumbang rutin adalah Hotel Borobudur Jakarta yang setiap tahun menyerahkan puluhan ekor sapi kurban.
“Ya, tetangga kita Hotel Borobudur misalnya, itu menyumbang sekitar 25 ekor sapi setiap tahun. Sapinya besar-besar semuanya. Ada juga tetangga kita, Gereja Katedral, yang turut menyumbangkan sapi kurban berukuran besar,” ujar Nasaruddin Umar usai pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, (27/5/2026).

Selain sumbangan dari berbagai lembaga dan masyarakat, Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga menyerahkan hewan kurban kepada Masjid Istiqlal. Kedua sapi tersebut telah diterima oleh pengelola masjid pada malam sebelumnya.

Menurut Nasaruddin, sapi kurban milik Presiden Prabowo memiliki bobot sekitar 1,3 ton, sedangkan sapi kurban dari Wakil Presiden Gibran mencapai 1,2 ton. Kedua hewan tersebut menjadi sapi dengan ukuran terbesar yang diterima Masjid Istiqlal tahun ini.
“Ya, itu sapinya memang yang terbesar di antara yang kita miliki sekarang ini,” katanya.

Ia memastikan bahwa seluruh hewan kurban, termasuk sapi milik Presiden dan Wakil Presiden, telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan dinyatakan layak untuk disembelih.

“Kita sudah cek, ada sertifikatnya juga bahwa hewan-hewan tersebut telah diperiksa oleh tim kesehatan dan semuanya dalam kondisi sehat,” jelas Nasaruddin.

Masjid Istiqlal dijadwalkan mulai melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada hari berikutnya. Proses penyembelihan akan diawali dengan kambing dan domba sebelum dilanjutkan dengan sapi.
“Insyaallah besok kita mulai menyembelih kambing dan domba terlebih dahulu,” ujarnya.

Berbeda dengan sebagian besar masjid yang membagikan daging kurban secara langsung kepada masyarakat, Masjid Istiqlal menerapkan sistem distribusi melalui jaringan lembaga binaan. Daging kurban nantinya akan disalurkan kepada masjid, musala, pondok pesantren, madrasah, panti asuhan, majelis taklim, hingga perguruan tinggi Islam yang memiliki hubungan pembinaan dengan Istiqlal.

“Di sini tidak ada pembagian langsung kepada masyarakat. Daging kurban akan didistribusikan ke masjid dan musala binaan Istiqlal, panti asuhan, majelis taklim, perguruan tinggi Islam, pondok pesantren, serta madrasah yang memiliki relasi dengan Istiqlal. Sistem ini sudah kami lakukan setiap tahun dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas

Nasaruddin.
Jumlah Hewan Kurban Terus Bertambah
Masjid Istiqlal masih membuka penerimaan hewan kurban hingga hari penyembelihan.

Hingga saat ini, jumlah hewan kurban yang telah diterima mencapai 63 ekor sapi, 18 ekor kambing, dan 1 ekor domba.
Pihak pengelola memperkirakan jumlah tersebut masih dapat bertambah mengingat masih ada beberapa calon pekurban yang dijadwalkan menyerahkan hewan kurban dalam waktu dekat.

Partisipasi berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan lintas agama dan dunia usaha, menjadi simbol kuat harmoni sosial serta semangat gotong royong yang mewarnai perayaan Idul Adha di Masjid Istiqlal.

Tradisi ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan dapat terjalin melampaui perbedaan latar belakang, demi membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *