Hari Jadi Karawang, FMK Dorong Ruang Seni Yang Lebih INKLUSIF Dan Kolaboratif

Berita Daerah35 Dilihat

DetikSR.id KARAWANG — Forum Musisi Karawang (FMK) mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang agar momentum Hari Jadi Karawang dapat menjadi ruang bersama bagi keberagaman komunitas seni, musisi, seniman, pekerja kreatif, serta talenta lokal yang tumbuh dan berkarya di Kabupaten Karawang.

Ketua Umum Forum Musisi Karawang, Deni Abdul Gofur, menyampaikan bahwa FMK menghormati komunitas seni yang telah mendapatkan kepercayaan untuk terlibat dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Karawang.

Menurutnya, hal yang perlu menjadi perhatian bukan mengenai komunitas mana yang mendapatkan panggung, melainkan bagaimana momentum besar daerah dapat memberikan ruang yang lebih luas dan representatif bagi ekosistem seni Karawang.

“Karawang memiliki banyak komunitas seni, musisi, seniman tradisi, pekerja kreatif, serta talenta-talenta lokal dengan karya dan karakter yang beragam. Mereka semua merupakan bagian dari kekayaan seni dan budaya Karawang,” ujar Deni.

FMK menilai momentum Hari Jadi Karawang memiliki nilai yang lebih besar daripada sekadar penyelenggaraan sebuah pertunjukan. Momentum tersebut juga dapat menjadi sarana mempertemukan berbagai komunitas, memperkenalkan talenta lokal kepada masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem seni dan budaya di Karawang.

“Ini bukan persoalan Forum Musisi Karawang mendapatkan panggung atau tidak. Kami juga tidak sedang mempersoalkan komunitas yang telah dilibatkan. Yang kami suarakan adalah kesetaraan ruang, keterbukaan kesempatan, dan semangat kolaborasi bagi para pelaku seni Karawang,” lanjut Deni.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Forum Musisi Karawang, Dian Herdiawan, menilai bahwa pelibatan pelaku seni dalam agenda besar daerah sebaiknya tidak hanya dilihat dari sisi hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembinaan dan pembangunan ekosistem seni di Karawang.

“Yang perlu kita bangun bukan hanya acaranya, tetapi ekosistemnya. Di Karawang banyak sekali talenta yang mungkin belum dikenal publik karena belum mendapatkan ruang yang cukup untuk menunjukkan karya mereka. Momentum Hari Jadi Karawang seharusnya bisa menjadi salah satu etalase bagi keberagaman potensi tersebut,” ujar Dian.

Menurut Dian, semakin banyak komunitas dan talenta lokal yang diberikan kesempatan, semakin besar pula peluang munculnya regenerasi serta kolaborasi baru di antara para pelaku seni Karawang.

“Kami tidak ingin persoalan ini berkembang menjadi sentimen antarkomunitas. Justru sebaliknya. FMK ingin komunitas-komunitas seni di Karawang bisa tumbuh bersama. Bukan siapa yang paling berhak mendapatkan panggung, tetapi bagaimana kita bisa menciptakan lebih banyak panggung untuk karya.”

Dian juga berharap ke depan dapat dibangun ruang komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah dengan berbagai komunitas dan pelaku seni sehingga potensi yang ada dapat dipetakan dan dilibatkan sesuai bidang serta karakter masing-masing.

“Pemerintah tidak mungkin mengetahui seluruh potensi seni yang ada tanpa komunikasi dengan para pelakunya. Begitu juga komunitas tidak bisa hanya menunggu. Karena itu yang dibutuhkan adalah ruang komunikasi dan kolaborasi. Pemerintah membuka ruang, komunitas membawa karya, dan masyarakat yang akhirnya menikmati hasilnya,” kata Dian.

FMK berharap pada penyelenggaraan kegiatan-kegiatan daerah, khususnya momentum sebesar Hari Jadi Karawang, pemerintah dapat membangun mekanisme pelibatan komunitas seni yang semakin terbuka, inklusif, dan kolaboratif.

Ruang tersebut dapat diberikan melalui berbagai bentuk, mulai dari panggung pertunjukan, kolaborasi lintas komunitas, ruang ekspresi seni tradisi dan modern, hingga kesempatan bagi talenta-talenta baru untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.

FMK menegaskan bahwa aspirasi ini bukan untuk mengambil ruang komunitas lain, tetapi justru mengajak seluruh pihak membangun ekosistem seni Karawang yang lebih sehat.

“Karawang terlalu kaya akan seni dan talenta jika keberagamannya tidak mendapatkan ruang untuk tampil.”

Bukan saling berebut panggung, tetapi memperbanyak panggung.
Bukan mempertentangkan komunitas, tetapi mempertemukan karya.

Karena bagi Forum Musisi Karawang:

Karawang adalah rumah kita bersama.
Dan dari seni, lahirlah kehidupan.

FORUM MUSISI KARAWANG (FMK)
Dari Seni Lahirlah Kehidupan.(Rtn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *