HUT Ke-81 TNI Dipindah dari Monas ke Cilangkap, Parade Kapal dan Defile Alutsista Dibatalkan

TNI / POLRI136 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang semula dipersiapkan secara besar-besaran di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, resmi dibatalkan. Peringatan pada 5 Oktober 2026 akan dipindahkan ke Markas Besar (Mabes) TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, dengan konsep yang jauh lebih sederhana.

Keputusan tersebut diambil di tengah masih berlangsungnya penugasan prajurit TNI dalam penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan perubahan lokasi sekaligus konsep peringatan merupakan penyesuaian terhadap kondisi di lapangan. Meski tidak lagi digelar dalam format besar seperti rencana awal, TNI memastikan substansi dan kekhidmatan peringatan tetap dipertahankan.

“Upacara HUT ke-81 TNI dilaksanakan di Mabes TNI secara sederhana karena banyak prajurit yang sedang melaksanakan penugasan penanganan bencana, namun tetap mengutamakan kekhidmatan dan makna dari peringatan,” kata Nas di Jakarta, pada (22/9/2026).

Dengan keputusan tersebut, Monas yang sebelumnya dipersiapkan sebagai pusat kegiatan puncak HUT ke-81 TNI tidak lagi menjadi lokasi upacara pada 5 Oktober.

Parade Alutsista dan Defile Tak Digelar

Pemindahan lokasi juga berdampak pada sejumlah agenda utama yang sebelumnya dirancang untuk memeriahkan puncak HUT TNI.

Rencana pameran alat utama sistem senjata (alutsista), defile pasukan, kendaraan militer, hingga berbagai atraksi yang melibatkan ribuan personel tidak jadi dilaksanakan dalam format yang sebelumnya dipersiapkan di Monas.

Padahal, TNI sebelumnya telah menyiapkan 520 unit alutsista dan kendaraan untuk ditampilkan dalam defile. Jumlah tersebut terdiri atas 420 unit alutsista dan kendaraan TNI serta 100 kendaraan antik atau non-TNI.

Rangkaian tersebut juga dirancang melibatkan 81 Satuan Setingkat Batalyon (SSB), yang terdiri atas 51 SSB pasukan TNI dan 30 SSB pasukan non-TNI. Para personel sedianya mengikuti defile sekaligus menampilkan simulasi tempur di kawasan Monas.

Seluruh atraksi itu sebelumnya dirancang menjadi salah satu daya tarik utama puncak peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus sarana bagi masyarakat untuk melihat secara langsung kemampuan dan jenis alutsista yang dimiliki TNI.

Namun, agenda tersebut kini tidak lagi menjadi bagian dari puncak peringatan di Monas.

Sailing Pass di Teluk Jakarta Juga Ditiadakan

Bukan hanya agenda di darat yang dibatalkan. Rencana sailing pass atau parade kapal perang di Teluk Jakarta yang semula dijadwalkan pada Minggu, 4 Oktober 2026, juga ditiadakan.

Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas membenarkan pembatalan tersebut.

“Betul (parade kapal dibatalkan),” ujar Nas.

Sebelumnya, sailing pass menjadi salah satu agenda yang disiapkan untuk menyambut puncak HUT ke-81 TNI. Rangkaian tersebut direncanakan menampilkan sejumlah kapal perang dan alutsista TNI Angkatan Laut.

Dengan ditiadakannya sailing pass, rangkaian peringatan HUT TNI tahun ini praktis mengalami perubahan besar dibandingkan konsep awal yang dipersiapkan di kawasan Monas.

Dari Perayaan Besar Menjadi Upacara Sederhana

Perubahan tersebut menandai pergeseran signifikan dalam konsep peringatan HUT ke-81 TNI. Sebelumnya, TNI menyiapkan rangkaian kegiatan di Monas yang melibatkan personel dalam jumlah besar, pameran alutsista, defile, serta kegiatan yang dapat disaksikan masyarakat secara langsung.

Selain agenda utama pada 5 Oktober, sejumlah kegiatan olahraga dan kemasyarakatan juga telah digelar sebagai bagian dari rangkaian HUT TNI, termasuk TNI Fun Run pada 20 September 2026.

Namun, untuk puncak peringatan, TNI kini memilih format yang lebih sederhana di lingkungan internal Mabes TNI.

Nas menegaskan kesederhanaan tersebut berkaitan dengan kondisi aktual, terutama banyaknya prajurit yang masih berada di lapangan untuk menjalankan tugas penanganan bencana.

“Makna dari kesederhanaan,” kata Nas.

Dengan demikian, puncak HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober mendatang tidak lagi berorientasi pada kemeriahan parade dan pertunjukan alutsista di ruang publik, melainkan tetap dilaksanakan sebagai momentum peringatan dengan mengedepankan kekhidmatan dan makna hari jadi TNI.

Keputusan ini sekaligus menunjukkan bahwa sebagian agenda seremonial yang telah dipersiapkan jauh hari harus disesuaikan dengan kebutuhan penugasan prajurit di lapangan.

Puncak HUT ke-81 TNI akan berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin, 5 Oktober 2026. Sementara parade kapal di Teluk Jakarta yang semula dijadwalkan sehari sebelumnya, 4 Oktober, dipastikan ditiadakan.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *