Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Musi Rawas Retak, Kodim 0406/Lubuk Linggau Bergerak Cepat Lakukan Perbaikan

Berita Daerah94 Dilihat

DetikSR.id MUSIRAWAS – Kodim 0406/Lubuk Linggau bergerak cepat melakukan perbaikan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang berada di Desa Campur Sari, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, setelah mengalami kerusakan pada bagian konstruksi akibat dilintasi kendaraan yang diduga melebihi batas kapasitas jembatan.

Komandan Kodim (Dandim) 0406/Lubuk Linggau Letkol Inf Danny Steven Surbakti, S.A.P., M.M., mengatakan, jajaran Koramil dan Kodim langsung turun ke lapangan setelah menerima informasi mengenai kondisi jembatan tersebut.
“Dalam dua hari ini Koramil dan Kodim langsung bergerak cepat melakukan perbaikan. Ada beberapa warga yang meminta agar jembatan segera diperbaiki karena keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Dandim kepada awak media tergabung dalam Jurnalis Media Center ( JMC ) Lubuk Linggau, Minggu (27/9/2026).

Menurutnya, Jembatan Perintis Garuda Merah Putih memiliki fungsi strategis sebagai salah satu akses yang menunjang aktivitas masyarakat sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung roda perekonomian warga sehari-hari.

“Jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu, kecepatan dalam memperbaiki konstruksi jembatan menjadi prioritas agar dapat kembali digunakan masyarakat,” jelasnya.

Menanggapi penyebab kerusakan, Dandim menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, jembatan dilintasi kendaraan dengan muatan yang melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

Ia menjelaskan, kendaraan tronton yang mengangkut alat berat berupa ekskavator disebut memiliki bobot sekitar 36 ton, sedangkan kapasitas jembatan yang dibangun berada pada batas sekitar 12 ton.

“Sudah saya sampaikan sebelumnya, ada kendaraan yang kelebihan tonase melintas. Bahkan ada warga yang mengakui kelalaian karena terburu-buru dari SP 6 menuju SP 2 sehingga tidak memperhatikan rambu dan batasan yang telah dipasang,” ungkapnya.

Dandim menegaskan, batas kapasitas jembatan telah disampaikan melalui pemasangan rambu atau plang sebagai bentuk pencegahan agar fasilitas tersebut tidak dilintasi kendaraan dengan beban yang melampaui kemampuan konstruksi.

Dandim 0406/Lubuk Linggau mengimbau seluruh masyarakat di wilayah teritorial Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuk Linggau, dan Kabupaten Musi Rawas Utara (MLM) agar bersama-sama menjaga dan menggunakan fasilitas umum secara bijak.
“Mari sama-sama bijak dalam menggunakan fasilitas umum. Apa yang kita bangun ini harus dijaga bersama sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegas Dandim.

Sementara itu, Fauzi selaku pemilik kendaraan tronton yang mengangkut ekskavator menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Kendaraan yang dibawanya diketahui melintas di Jembatan Perintis Garuda Merah Putih beberapa hari sebelumnya dan diduga menjadi penyebab kerusakan pada struktur jembatan.

Kodim 0406/Lubuk Linggau memastikan upaya perbaikan dilakukan agar akses masyarakat dapat kembali berfungsi dan aktivitas warga tidak terganggu.

Langkah cepat tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian TNI AD melalui satuan kewilayahan dalam membantu mengatasi persoalan yang berdampak langsung terhadap kepentingan dan aktivitas masyarakat. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *