Jilid II, FPPE Desak Pertamina Blacklist Pihak Ketiga Nakal

Berita Daerah22 Dilihat

DetikSR.id LUBUKLINGGAU — Massa yang tergabung dalam Forum Peduli Pengawas Energi Daerah (FPPE) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid II di depan Fuel Terminal Pertamina Patra Niaga Lubuk Linggau, Rabu (13/5/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak Pertamina terkait distribusi serta kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di sejumlah SPBU.

Koordinator aksi, Faizal PGT, dalam orasinya meminta Pertamina bersikap terbuka kepada publik terkait pihak-pihak yang diduga terlibat dalam persoalan distribusi BBM. FPPE juga mendesak agar hasil investigasi yang dilakukan tim eksternal diumumkan secara transparan kepada masyarakat.

“Kami meminta Pertamina terbuka kepada publik terkait persoalan distribusi BBM ini. Jangan ada yang ditutupi, masyarakat berhak mengetahui hasil investigasi yang dilakukan,” tegas Faizal di hadapan massa aksi.

Selain meminta keterbukaan informasi, FPPE juga mendesak Pertamina memberikan sanksi tegas terhadap pihak ketiga yang terbukti melakukan pelanggaran dalam proses distribusi BBM. Mereka meminta perusahaan pelat merah tersebut memasukkan pihak-pihak nakal ke dalam daftar hitam atau blacklist.
Menurut massa aksi, langkah tegas diperlukan guna menjaga kualitas distribusi BBM serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Pertamina di wilayah Lubuk Linggau dan sekitarnya.

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pertamina Patra Niaga Lubuk Linggau belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan massa FPPE. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *