Kabut Asap Makin Pekat, Wali Kota Lubuk Linggau Instruksikan Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh

Berita Daerah214 Dilihat

DetikSR.id LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lubuk Linggau, Achmad Asril Asri, untuk segera menerbitkan surat edaran terkait penerapan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (SPJJ) atau pembelajaran daring.

Instruksi tersebut dikeluarkan menyikapi kondisi kabut asap yang semakin pekat di Kota Lubuk Linggau dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memicu keresahan dan keprihatinan para orang tua siswa, terutama terkait dampak buruk kualitas udara terhadap kesehatan anak-anak.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (9/10/2026), H. Rachmat Hidayat membenarkan bahwa dirinya telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuk Linggau, H. Trisko Defriyansa, serta Kepala Disdikbud agar segera mengambil langkah untuk memberlakukan SPJJ.

Menurutnya, langkah tersebut perlu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan peserta didik selama kualitas udara belum membaik.

Berdasarkan data yang diperoleh dari aplikasi Pantau Juara, kualitas udara di Kota Lubuk Linggau diperkirakan masih berada dalam kategori tidak sehat untuk beberapa hari ke depan.
“Bahkan hari ini saja kondisi udara di angka 151 dan besok diperkirakan berada di angka 175 hingga 200. Ini artinya kualitas udara saat ini berada dalam kategori tidak sehat (unhealthy),” paparnya.

Ia menjelaskan, angka tersebut merujuk pada indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI). Semakin tinggi angka indeks, semakin buruk tingkat pencemaran udara.

Penerapan pembelajaran jarak jauh diharapkan dapat menjadi langkah antisipatif untuk mengurangi paparan kabut asap terhadap siswa, sembari menunggu kondisi kualitas udara di Kota Lubuk Linggau kembali membaik. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *