Kapolsek BTS Ulu Pimpin Revitalisasi Jembatan Sungai Jernih, Dukung Program BELIDA Polda Sumsel

Berita Daerah80 Dilihat

DetikSR.id MUSIRAWAS – Kapolsek BTS Ulu, AKP Fauzan Aziman Polres Musi Rawas Polda Sumatera Selatan ( Sumsel ) memimpin langsung revitalisasi Jembatan Besi Sungai Jernih di Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan Bulang Tengah Suku ( BTS ) Ulu, Kabupaten Musi Rawas, sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung Program BELIDA (Bersih Lingkungan dan Asri) Polda Sumsel.

Kegiatan revitalisasi yang dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) hingga Rabu (15/4/2026) ini merupakan bagian dari program BELIDA yang diinisiasi Kapolda Sumsel, Irjen Pol Shandi Nugroho.

Program tersebut sejalan dengan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Revitalisasi Jembatan Sungai Jernih ini menjadi yang keenam kalinya dilaksanakan oleh Polres Musi Rawas program tersebut. Perbaikan difokuskan pada penguatan infrastruktur jembatan yang menghubungkan Kelurahan Bangun Jaya dengan Desa Tambangan.

Dalam pelaksanaannya, AKP Fauzan Aziman melibatkan 15 personel Polri, serta bekerja sama dengan Forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Lembaga Peduli Lingkungan Hidup (LPLH), dan tenaga ahli las dari pihak swasta.

Sementara itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan utama untuk meningkatkan keamanan mobilitas masyarakat.

“Kami melakukan penambahan dan pengelasan besi cubing 4 inci sebanyak 16 batang di sisi kiri dan kanan jembatan. Ini penting untuk memastikan pengendara, baik roda dua maupun roda empat, terhindar dari risiko kecelakaan,” ujarnya.

Selain penguatan struktur, jembatan juga dipercantik dengan pengecatan warna merah putih sebagai simbol semangat nasionalisme. Pengecatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program Jembatan Merah Putih yang digaungkan pemerintah.

Pekerjaan lain yang dilakukan meliputi penimbunan lubang di pangkal jembatan menggunakan batu pecah serta pembersihan vegetasi liar yang menutupi badan jembatan.

Selama proses revitalisasi berlangsung, arus lalu lintas tetap berjalan normal. Petugas disiagakan untuk mengatur kendaraan yang melintas sehingga tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan.
“Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar tanpa hambatan berarti,” tambah Kapolres.

Langkah cepat dan kolaboratif yang dilakukan kepolisian ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Diharapkan, melalui kegiatan gotong royong tersebut, sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *