Kecewa Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Cipanengkas Sukabumi Swadaya Perbaiki Jalan Menuju Curug Banteng

Berita Daerah77 Dilihat

DetikSR.id SUKABUMI, 30 Mei 2026 – Puluhan warga RT 02/RW 07 Kampung Cipanengkas, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, menggelar aksi gotong royong massal pada Sabtu (30/05/2026). Aksi ini terpaksa dilakukan secara swadaya guna memperbaiki akses jalan yang rusak parah dan membersihkan saluran irigasi (selokan) demi menjamin keselamatan para pengguna jalan.

​Ketua RT 002, Ibon, mengungkapkan bahwa inisiatif ini murni lahir dari keprihatinan warga karena seringnya terjadi kecelakaan di jalur tersebut. Seluruh biaya taktis dan material yang digunakan berasal dari kantong masyarakat secara mandiri, tanpa adanya sokongan dana dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

​Adapun titik kerusakan terparah yang menjadi fokus perbaikan meliputi:

​Jalur Kp. Citamiang – Kp Cijorong- Kp. Telagasari (Perbatasan Desa Bojongsari dan Desa mekar jaya).
​Jalur Pamoyanan – Jembatan Curug Banteng (Kp. Cipanengkas).
​Potensi Wisata yang Mati Suri Hingga hari ini, akses jalan utama menuju destinasi wisata Curug Banteng belum pernah tersentuh oleh proyek pengaspalan (hotmix) maupun pengecoran dari pemerintah daerah. Padahal, jalur ini memegang peranan krusial bagi perekonomian warga.

​Kepala Dusun (Kadus) 04 Desa Bojongsari, Ervan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyayangkan lambatnya respons pemerintah. Menurutnya, wilayah ini memiliki potensi alam dan pariwisata yang sangat menjanjikan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PAD) jika jalannya di bangun menjadi jalan dengan betonisasi ataupun hotmix

​”Potensi wisata di sini sangat besar. Jika jalan ini dibangun dengan layak sesuai standar jalan kabupaten, roda ekonomi masyarakat dan PAD desa pasti akan meningkat drastis,” ujar Ervan.

​Kritik Warga: 81 Tahun Merdeka, Pajak Taat, Jalan Terpahat

​Aksi swadaya ini juga menjadi momentum kritik tajam dari masyarakat setempat. Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Agustus mendatang, kondisi infrastruktur di wilayah Desa Bojongsari dinilai masih jauh dari kata merdeka dan seolah luput dari perhatian pemerintah.

​Masyarakat mempertanyakan asas keadilan pembangunan, mengingat warga Kampung Cipanengkas,Pamoyanan,selalu taat dan tepat waktu dalam menunaikan kewajiban membayar pajak.

​”Kami selalu bayar pajak tepat waktu, lalu digunakan untuk apa uang pajak masyarakat jika jalan kami seperti tidak pernah terjamah selama puluhan tahun?” keluh salah seorang warga di lokasi.

​Aksi gotong royong ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting setempat, di antaranya Ketua RT 002 (Ibon), Ketua RW 07 (Asidin), Kepala Dusun 04 (Ervan), serta para tokoh masyarakat seperti H. Cucu, Tintus Ariyanto, dan Wahyu. Melalui aksi nyata ini, warga berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera turun tangan dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.(*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *