DetikSR.id Jakarta, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) melalui Dana Indonesiaraya memberikan dukungan terhadap keikutsertaan Yayasan Kentring Manik Mayang Sunda melalui Studio Seni Indonesia (SSI) dalam Hungary International Folklore Festival di Hungaria.
Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan seni dan budaya tradisi Indonesia, khususnya budaya Sunda, ke panggung internasional.
Dukungan Kemenbud tersebut diberikan melalui Program Layanan Produksi Bidang Kebudayaan dalam Lingkup Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen negara dalam mendorong pemajuan kebudayaan Indonesia melalui distribusi, produksi, dan diplomasi karya budaya di tingkat internasional.
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan, dukungan terhadap keikutsertaan Studio Seni Indonesia merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan ruang dan kesempatan kepada para pelaku budaya untuk mengembangkan serta memperkenalkan karya budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.
“Negara memiliki tanggung jawab untuk memajukan kebudayaan nasional. Hal ini merupakan amanah konstitusi sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 32 ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya,” ujar Fadli Zon dalam keterangannya, pada (29/8/2026).
Menurutnya, pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan melalui Dana Indonesiaraya diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi para pelaku budaya untuk membawa karya-karya terbaik Indonesia ke berbagai forum internasional.
Fadli Zon berharap dukungan tersebut tidak hanya berdampak terhadap peningkatan eksistensi seni tradisi Indonesia di luar negeri, tetapi juga dapat memperluas jejaring kebudayaan, membuka peluang kolaborasi internasional, serta meningkatkan apresiasi masyarakat dunia terhadap keberagaman budaya Indonesia.
“Melalui kesempatan seperti ini, para pelaku budaya dapat memperluas jejaring, bertukar pengalaman dan pengetahuan dengan seniman dari berbagai negara, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional,” katanya.
Ruang Pertukaran Budaya Internasional
Hungary International Folklore Festival merupakan festival seni dan budaya berskala internasional yang mempertemukan kelompok-kelompok seni tradisi dari berbagai negara.
Festival tersebut menjadi ruang bagi pertukaran budaya, promosi seni tradisi, serta penguatan jejaring antarseniman dan praktisi kebudayaan dari berbagai belahan dunia.
Dalam forum tersebut, setiap delegasi tidak hanya memiliki kesempatan untuk menampilkan karya seni, tetapi juga memperkenalkan identitas, nilai, sejarah, dan kekayaan budaya negaranya kepada masyarakat internasional.
Bagi Studio Seni Indonesia, keikutsertaan dalam festival tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan seni tradisi Sunda sekaligus menghadirkan keragaman wajah kebudayaan Indonesia dalam pergaulan budaya dunia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Pertemuan Seluruh Delegasi Internasional pada 12 Agustus 2026. Pertemuan tersebut menjadi forum perkenalan yang mempertemukan seluruh delegasi dari berbagai negara peserta festival.
Forum tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dan relasi antardelegasi, memperkenalkan latar belakang serta kekayaan budaya masing-masing negara, sekaligus menciptakan ruang interaksi yang menjadi fondasi bagi pertukaran budaya selama festival berlangsung.
Bagi delegasi Studio Seni Indonesia, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan awal untuk memperkenalkan identitas budaya Sunda kepada peserta dari berbagai negara serta membangun jejaring dengan komunitas dan kelompok seni internasional.
Membawa Nilai Filosofis Budaya Sunda
Bagi Yayasan Kentring Manik Mayang Sunda, keikutsertaan Studio Seni Indonesia dalam festival internasional tersebut bukan semata-mata agenda pertunjukan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan seni tradisi Sunda sekaligus memastikan warisan budaya tetap hidup, berkembang, dan relevan di tengah perubahan zaman.
Seni musik dan tari Sunda memiliki karakter serta nilai filosofis yang kuat. Di dalamnya terkandung nilai keselarasan, kehalusan budi, kebersamaan, gotong royong, serta semangat silih asah, silih asih, dan silih asuh.
Nilai-nilai tersebut tidak hanya memiliki makna dalam kehidupan masyarakat Sunda, tetapi juga memiliki dimensi universal yang dapat menjadi medium untuk membangun pemahaman, dialog, dan persahabatan antarbangsa.
Melalui panggung internasional, nilai-nilai tersebut dihadirkan bukan hanya sebagai pertunjukan artistik, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya Indonesia yang hidup dan terus berkembang.
Pertunjukan seni tradisi menjadi sarana untuk menunjukkan bahwa kebudayaan Indonesia bukanlah warisan yang statis.
Sebaliknya, kebudayaan merupakan kekuatan yang terus tumbuh melalui proses pewarisan, pembelajaran, kreativitas, serta interaksi dengan masyarakat dan kebudayaan lain.
Studio Seni Indonesia Sebagai Wadah Regenerasi
Sebagai badan pelaksana di bawah naungan Yayasan Kentring Manik Mayang Sunda, Studio Seni Indonesia berperan sebagai wadah pembinaan sekaligus laboratorium kreatif bagi para musisi dan penari tradisional.
SSI memiliki komitmen untuk mempertahankan autentisitas dan pakem seni tradisi Sunda, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda seniman yang memiliki kompetensi artistik, pemahaman terhadap akar budayanya, serta wawasan global.
Upaya tersebut dilakukan dengan menghadirkan seni tradisi dalam format pertunjukan yang mampu memenuhi standar panggung internasional tanpa menghilangkan esensi, karakter, dan nilai budaya yang melekat di dalamnya.
Pendekatan tersebut menjadi penting agar proses pengenalan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional tetap berakar pada identitas budaya yang autentik, namun pada saat yang sama dapat diterima dan diapresiasi oleh penonton dari berbagai latar belakang budaya.
Keterlibatan para seniman dalam festival internasional juga memberikan pengalaman penting bagi proses regenerasi.
Para seniman, khususnya generasi muda, memperoleh kesempatan untuk belajar dari pengalaman tampil di luar negeri, bertukar pengetahuan, mengamati praktik seni dari berbagai negara, serta membangun jejaring dengan pelaku kebudayaan internasional.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan sekaligus memperkuat kapasitas generasi penerus dalam menjaga keberlanjutan seni tradisi Indonesia.
Seni Tradisi Sebagai Diplomasi Budaya
Keikutsertaan Studio Seni Indonesia dalam Hungary International Folklore Festival pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan eksistensi seni tradisi Sunda, tetapi juga memiliki arti penting dalam konteks diplomasi budaya Indonesia.
Melalui pertunjukan seni, forum perkenalan budaya, dan interaksi antardelegasi, Studio Seni Indonesia membawa pesan bahwa Indonesia merupakan bangsa dengan kekayaan budaya yang sangat beragam, memiliki akar tradisi yang kuat, sekaligus terbuka terhadap dialog, pertukaran, dan kolaborasi dengan masyarakat internasional.
Diplomasi budaya melalui seni memberikan ruang bagi Indonesia untuk membangun hubungan antarmasyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis. Musik dan tari dapat menjadi bahasa universal yang mampu mempertemukan masyarakat dari latar belakang yang berbeda tanpa harus dibatasi oleh perbedaan bahasa, geografis, maupun budaya.
Dalam konteks tersebut, seni tradisi tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi budaya, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kekuatan soft power Indonesia dalam membangun citra positif, memperkuat hubungan antarbangsa, dan meningkatkan posisi Indonesia dalam pergaulan kebudayaan internasional.
Dukungan pemerintah melalui pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan diharapkan dapat terus membuka ruang bagi komunitas, yayasan, sanggar, dan para pelaku budaya Indonesia untuk memperluas jangkauan karya mereka hingga ke tingkat global.
Keikutsertaan Studio Seni Indonesia di Hungaria menjadi salah satu contoh bagaimana kekayaan budaya daerah dapat mengambil peran dalam memperkenalkan Indonesia kepada dunia.
Dari Sunda untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia, seni tradisi menjadi jembatan persahabatan antarbangsa sekaligus kekuatan budaya yang memperkaya diplomasi Indonesia di tingkat internasional.
Ervinna









