Kepsek SMPN 34 Cipete Apresiasi Edukasi FWJI Tangerang Kota: Sangat Dibutuhkan Siswa

Berita85 Dilihat

DetikSR.id TANGERANG — Forum Wartawan Jaya Indonesia FWJI Korwil Tangerang Kota melalui program “Back To School” memberikan edukasi kepada ratusan siswa SMPN 34 Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 07.30 – 09.00 WIB.

Kegiatan yang mengusung tema “STOP Tawuran & Bahaya Narkoba” ini bertujuan membentengi pelajar dari perilaku negatif dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman.

Materi Tawuran, Narkoba dan Bullying Verbal

FWJI menghadirkan 2 narasumber. Galang selaku Humas FWJI Tangerang Kota menyampaikan materi “Stop Tawuran”. Ia menekankan pentingnya musyawarah dan komunikasi positif antar siswa.

Narasumber kedua, Cecep Yuliardi,,S.Pd selaku Ketua FWJI Tangerang Kota, membawakan materi “Bahaya Narkoba dan Bullying Verbal”. Ia memaparkan dampak hukum, kesehatan, dan masa depan yang terancam jika terjerumus narkoba.

“Bullying verbal mungkin terlihat sepele, tapi dampaknya ke mental anak luar biasa. Jangan jadi pelaku, jangan jadi korban, dan jangan diam kalau lihat teman dibully,” tegas Cecep di depan siswa.

Dalam rilis resminya, FWJI Tangerang Kota menyatakan bahwa program “Back To School” adalah bentuk tanggung jawab sosial insan pers terhadap pendidikan karakter generasi muda.

“Sebagai organisasi wartawan, kami tidak hanya meliput. Kami juga turun langsung memberikan literasi dan edukasi. Tawuran, narkoba, dan bullying adalah 3 masalah besar pelajar saat ini yang harus kita cegah bersama. Lewat sekolah kami mulai,” tulis rilis yang ditandatangani Ketua FWJI Tangerang Kota, Cecep Yuliardi,S.Pd.

FWJI juga berkomitmen akan terus bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah di Kota Tangerang untuk memperluas kegiatan serupa.

Kepala SMPN 34 Cipete, Bapak Asep menyambut baik dan mengapresiasi penuh kegiatan tersebut.

“Kami dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada FWJI Tangerang Kota. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi siswa saat ini. Anak-anak kami jadi lebih paham bahaya tawuran, narkoba, dan juga bullying verbal,” ujar Bapak Asep.

Ia menambahkan, pihak sekolah akan menindaklanjuti materi tersebut melalui kegiatan pembinaan rutin.
“Ke depan kami akan jadikan ini sebagai bahan pembinaan di jam wali kelas. Harapannya, tidak ada lagi siswa SMPN 34 yang terlibat tawuran atau hal negatif lainnya. Kami butuh dukungan semua pihak termasuk media dan organisasi seperti FWJI,” lanjutnya.

Antusiasme Siswa Tinggi

Para siswa terlihat sangat antusias selama acara. Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan narasumber. Mereka mengaku materi yang disampaikan mudah dipahami dan membuka wawasan baru.

Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama “Sekolah Bebas Tawuran dan Narkoba” serta sesi foto bersama pengurus FWJI, kepala sekolah, guru, dan perwakilan siswa.(Red/fwji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *