Ketua Umum BRN Relly Reagen Kehilangan Sosok Paman dan Tokoh Bangsa Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu

Berita133 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Kabar duka menyelimuti keluarga besar Perkumpulan Brigade Rakyat Nusantara (BRN) setelah berpulangnya Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu, salah satu tokoh militer dan negarawan Indonesia yang dikenal luas atas dedikasi serta pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Kepergian mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Menteri Pertahanan Republik Indonesia tersebut menjadi kehilangan mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Ryacudu, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia yang mengenal sosoknya sebagai prajurit, pemimpin, dan tokoh bangsa yang memiliki komitmen kuat terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Umum Perkumpulan Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Relly Reagen, yang juga merupakan keponakan almarhum, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya sosok yang selama ini menjadi panutan dalam kehidupan keluarga maupun pengabdian kepada negara.

“Kami keluarga besar dari Kabupaten Way Kanan menyampaikan belasungkawa dan duka yang sangat mendalam atas wafatnya beliau. Almarhum bukan hanya anggota keluarga kami, tetapi juga merupakan kebanggaan masyarakat Way Kanan dan Lampung. Beliau adalah sosok panutan yang telah menginspirasi banyak generasi muda untuk mencintai bangsa dan negara,” ujar Relly Reagen dalam keterangan tertulis, pada (31/5/2026).

Menurut Relly, perjalanan hidup almarhum merupakan cerminan pengabdian tanpa henti kepada bangsa. Karier militernya yang panjang membawanya menduduki berbagai jabatan strategis hingga dipercaya menjabat sebagai KSAD dan kemudian Menteri Pertahanan Republik Indonesia.

Dalam setiap penugasannya, almarhum dikenal sebagai sosok yang tegas, disiplin, dan memiliki komitmen tinggi terhadap kepentingan nasional.

Meski telah mencapai posisi penting di tingkat nasional, Ryamizard Ryacudu disebut tidak pernah melupakan akar dan tanah kelahirannya. Kecintaannya terhadap Kabupaten Way Kanan, Lampung, tetap terjaga hingga akhir hayat.

“Beliau sangat mencintai kampung halamannya. Setelah menyelesaikan berbagai tugas negara, beliau tetap rutin pulang ke Way Kanan, khususnya ke Mesir Bahuga. Tempat itu memiliki nilai historis dan emosional bagi keluarga besar Ryacudu karena merupakan kediaman almarhum Mayjen TNI (Purn.) Muzanib Ryacudu, ayahanda beliau,” kata Relly.

Lebih lanjut, Relly menuturkan bahwa keluarga Ryacudu memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. Selain almarhum Mayjen TNI (Purn.) Muzanib Ryacudu yang dikenal sebagai tokoh militer, keluarga tersebut juga melahirkan sejumlah figur nasional yang berkontribusi dalam pemerintahan dan pembangunan bangsa, termasuk Alamsyah Ratu Prawiranegara yang pernah menjabat sebagai menteri pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.
Di mata keluarga dan masyarakat, Ryamizard Ryacudu bukan hanya seorang jenderal, tetapi juga sosok yang konsisten menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Relly mengenang berbagai nasihat yang kerap disampaikan almarhum, terutama mengenai pentingnya pengabdian kepada bangsa dan keberanian dalam memperjuangkan kebenaran.
“Beliau selalu berpesan agar kami terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara melalui bidang apa pun yang bisa dilakukan. Salah satu pesan yang paling kami ingat adalah jangan pernah takut ketika berada di jalan yang benar,” ungkapnya.

Atas nama keluarga besar, Relly Reagen juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama hidup almarhum terdapat perkataan maupun tindakan yang kurang berkenan.

“Kami keluarga besar memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila semasa hidup beliau terdapat ucapan ataupun tindakan yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan bagi pihak lain. Kami berharap seluruh pengabdian, jasa, dan amal ibadah beliau mendapat balasan terbaik dari Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya.

Kepergian Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu meninggalkan jejak panjang pengabdian dalam sejarah bangsa. Sosok yang dikenal sebagai prajurit dengan dedikasi tinggi itu akan selalu dikenang atas kontribusinya dalam menjaga kedaulatan negara, membangun pertahanan nasional, serta menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi penerus.

Keluarga besar BRN dan masyarakat Way Kanan turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan tersebut.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *