Ketum IKB Jabodetabek Prihatin Bentrokan di Menteng, Ajak Warga Betawi Jaga Persatuan dan Kedamaian

Berita99 Dilihat

DetikSR.id Jakarta – Insiden bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7/2026), yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan, mengundang keprihatinan berbagai elemen masyarakat. Berdasarkan keterangan awal kepolisian, peristiwa tersebut diduga berawal dari perselisihan yang kemudian berkembang menjadi aksi perusakan dan bentrokan antarkelompok. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara tuntas kronologi serta pihak-pihak yang terlibat.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Betawi (IKB) Jabodetabek, H. Jayadih, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya bentrokan di wilayah Jakarta Pusat.

Menurut H. Jayadih, Jakarta sebagai tanah Betawi merupakan kota yang dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, ras, dan budaya. Keberagaman tersebut merupakan kekuatan yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan mengedepankan persaudaraan.

> “Betawi adalah rumah bersama. Sejak dahulu masyarakat Betawi dikenal terbuka, ramah, dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Karena itu, jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk memecah belah persatuan masyarakat,” ujar H. Jayadih.

Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Betawi, untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat kepolisian.

H. Jayadih juga berharap seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen warga dapat bersama-sama meredam situasi agar kondusif, sehingga tidak ada lagi aksi balasan maupun konflik yang dapat memperkeruh keadaan.

“Jangan beri ruang bagi siapa pun yang ingin merusak kedamaian Betawi. Mari kita jaga persatuan, perkuat silaturahmi, dan selesaikan setiap persoalan melalui musyawarah. Betawi harus tetap menjadi contoh kehidupan yang rukun, damai, dan penuh toleransi bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegasnya.

IKB Jabodetabek juga mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan, mempererat komunikasi antarwarga, serta mengedepankan semangat kebersamaan demi terciptanya Jakarta yang aman, damai, dan harmonis.(Red/DJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *