DetikSR.id KOTA TANGERANG — Laskar Pemuda RT 02/05 Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, berhasil menembus partai final Liga Pribumi dan meraih posisi juara 2 dalam kompetisi sepak bola yang berlangsung di kawasan Sawah Dalam Kelurahan Panunggangan Utara Kecamatan Pinang Kota Tangerang. Minggu (16/8/2026)
Liga Pribumi diikuti 12 klub dan menjadi wadah bagi para pemuda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi antar-RT di wilayah Sawah Dalam dan sekitarnya.
Rangkaian pertandingan digelar di Lapangan Pohon Jamblang. Kompetisi menggunakan format pertandingan 10 menit setiap babak dengan waktu istirahat selama tiga menit.
Sejak awal kompetisi, Laskar Pemuda RT 02/05 Panunggangan Utara menunjukkan permainan yang solid. Kekompakan, kondisi fisik, strategi dan mental bertanding menjadi modal tim hingga mampu melaju ke partai final.
Pada laga puncak, Laskar Pemuda berhadapan dengan Blok Mede. Pertandingan berlangsung sengit dengan jual beli serangan dari kedua tim.
Blok Mede akhirnya tampil sebagai juara pertama setelah mengalahkan Laskar Pemuda dengan skor telak 7-3. Hasil tersebut memastikan Blok Mede keluar sebagai kampiun Liga Pribumi, sementara Laskar Pemuda harus puas berada di posisi runner-up.
Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara pertama, pencapaian Laskar Pemuda tetap menjadi kebanggaan bagi para pemain dan warga RT 02/05 Panunggangan Utara yang memberikan dukungan sepanjang kompetisi.
Dukungan warga menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Laskar Pemuda hingga menembus partai final. Ketua RT 02, Ipul, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan pendukung yang telah memberikan dukungan.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak untuk pemain dan pendukung Laskar Muda RT 02, khususnya warga RT 02. Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih,” ujar Ipul.
Ipul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung kegiatan tersebut dan berharap kebersamaan yang telah terbangun dapat terus berlanjut dalam turnamen berikutnya.
“Dan sampai bertemu di turnamen selanjutnya. Terima kasih banyak sekali lagi untuk seluruh ke-RT-an dan Karang Taruna Panut,” lanjutnya.
Liga Pribumi digelar dengan kepanitiaan yang melibatkan sejumlah tokoh dan pemuda lingkungan. Ari ComCom dipercaya sebagai ketua pelaksana, Ali sebagai wakil, Maryo sebagai penasihat dan RT Agri sebagai pembina.
Ketua Pelaksana Liga Pribumi, Ari ComCom, mengatakan kompetisi tersebut tidak hanya bertujuan mencari tim terbaik, tetapi juga menjadi wadah untuk menemukan bakat-bakat sepak bola dari kalangan pemuda.
“Tujuannya mencari bakat-bakat putra-putra terbaik untuk bermain sepak bola dan silaturahmi antara RT sekitar di Sawah Dalam untuk mempererat persaudaraan,” kata Ari ComCom.
Menurutnya, keterlibatan 12 klub membuat persaingan Liga Pribumi berlangsung menarik. Dukungan dari masing-masing lingkungan juga membuat suasana pertandingan semakin meriah.
Selain penghargaan untuk tim, panitia turut memberikan penghargaan individu. Rafi dari Laskar Pemuda berhasil meraih gelar Top Skor dengan hadiah uang tunai Rp50 ribu.
Sementara itu, Blok Mede sebagai juara pertama mendapatkan hadiah uang tunai Rp250 ribu dan simbolis piala. Laskar Pemuda sebagai juara kedua memperoleh hadiah Rp150 ribu dan simbolis piala.
Sebagai penasihat kegiatan, Maryo berharap Liga Pribumi dapat kembali diselenggarakan dengan kualitas yang semakin baik. Ia ingin kompetisi berikutnya mampu menghadirkan lebih banyak peserta sekaligus meningkatkan antusiasme masyarakat.
“Liga Pribumi punya gaya, berikutnya dapat terselenggara lebih rapi, aman, meriah, dan berkualitas lebih baik. Lebih banyak tim berpartisipasi, antusiasme warga semakin tinggi, sportivitas terjaga, dan yang terpenting semakin mempererat persatuan dan kekeluargaan seluruh warga,” ujar Maryo.
Menurut Maryo, semangat kebersamaan menjadi nilai penting yang harus terus dipertahankan. Kompetisi olahraga di tingkat lingkungan dinilai mampu menjadi ruang positif bagi pemuda sekaligus mempertemukan warga dalam suasana penuh kekeluargaan.
Keberhasilan Laskar Pemuda RT 02/05 Panunggangan Utara meraih juara 2, ditambah prestasi Rafi sebagai Top Skor, menjadi catatan positif dari Liga Pribumi kali ini.
Di sisi lain, keberhasilan Blok Mede menjadi juara pertama setelah menang 7-3 atas Laskar Pemuda menunjukkan ketatnya persaingan hingga pertandingan terakhir.
Liga Pribumi pun tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga menghadirkan ruang bagi para pemuda untuk mengembangkan bakat, menjaga sportivitas dan memperkuat hubungan antarmasyarakat.
Dari Lapangan Pohon Jamblang, kompetisi tersebut meninggalkan pesan bahwa sepak bola di tingkat lingkungan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun kekompakan dan persatuan warga.(Red/mry)






