LOGIS 08: Stabilitas Nasional Harus Dijaga, Dukung Penegakan Hukum terhadap Demonstran Bayaran

Berita57 Dilihat

DetikSR.id JAKARTA – Relawan Pendukung pendukung pemerintahan LOGIS 08, menyatakan dukungannya terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang diduga mengorganisir aksi demonstrasi bayaran maupun pihak yang membiayainya.

Ketua Umum LOGIS 08, Anshar Ilo menilai stabilitas nasional harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Menurut mantan Waketum DPP KNPI ini, penyampaian aspirasi melalui demonstrasi merupakan hak warga negara yang dijamin konstitusi, namun tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan yang dapat mengganggu ketertiban dan persatuan nasional.

“LOGIS 08 mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas nasional. Kritik dan penyampaian pendapat di muka umum adalah bagian dari demokrasi, tetapi jika terdapat praktik demonstrasi yang digerakkan oleh kepentingan tertentu dengan imbalan atau pendanaan tersembunyi, maka hal tersebut perlu ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Anshar Ilo, kamis (25/06).

Ia menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah dalam menegakkan aturan secara adil dan transparan apabila ditemukan bukti adanya pihak yang mengorganisir atau mendanai aksi-aksi yang bertentangan dengan hukum.

Anshar menegaskan bahwa LOGIS 08 mendukung upaya pemerintah menjaga kondusivitas nasional di tengah berbagai tantangan ekonomi dan geopolitik global.

Menurutnya, stabilitas keamanan dan politik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik serta iklim investasi di Indonesia.

“Apabila ada pihak yang terbukti membayar massa untuk melakukan aksi yang melanggar hukum, maka aparat penegak hukum harus bertindak tegas. Begitu pula terhadap pihak-pihak yang menjadi donatur atau penyandang dana kegiatan tersebut. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan berdasarkan fakta,” ujarnya.

LOGIS 08 juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap mengedepankan dialog, menjaga persatuan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.(Red/gd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *