Menag: Kenaikan Yesus Kristus 2026, Perkuat Kebersamaan, Bangun Indonesia Harmonis dan Wujudkan Nilai Kasih di Tengah Keberagaman

Berita797 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, mengajak seluruh umat Kristiani di Tanah Air untuk menjadikan peringatan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat nilai kebersamaan, kedamaian, serta kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Dalam keterangannya di Jakarta, pada (14/5/2026), Menag menyampaikan ucapan selamat kepada umat Kristiani yang merayakan Hari Kenaikan Yesus Kristus. Ia berharap peringatan hari besar keagamaan tersebut membawa semangat baru dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Semoga peringatan ini membawa kedamaian, suka cita, dan semangat baru dalam membangun kehidupan yang harmonis,” ujar Menag Nasaruddin Umar.

Menurut Menag, setiap peringatan hari besar keagamaan tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga mengandung pesan moral yang relevan dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.

Nilai-nilai seperti kasih, pengorbanan, keadilan, perdamaian, serta penghormatan terhadap sesama dinilai penting untuk terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa peringatan Kenaikan Yesus Kristus dapat menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen menjaga persatuan nasional dan merawat kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

“Peringatan keagamaan merupakan momentum penting untuk memperkuat spiritualitas sekaligus memperkokoh komitmen kebangsaan. Nilai-nilai agama harus mampu menjadi energi positif dalam membangun masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghormati,” katanya.

Menag juga mengajak umat Kristiani untuk terus mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa melalui penguatan solidaritas sosial, kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, serta kerja sama lintas elemen masyarakat.

Menurutnya, kontribusi umat beragama sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. Karena itu, semangat kebersamaan dan gotong royong perlu terus dijaga demi terciptanya kehidupan nasional yang harmonis dan inklusif.

Selain itu, Menag menekankan pentingnya menghadirkan nilai-nilai agama dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Ia berharap semangat Hari Kenaikan Yesus Kristus dapat mendorong masyarakat untuk semakin mempererat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Nilai-nilai agama perlu dihadirkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Mari bersama-sama menjaga harmoni, memperkuat persatuan, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” ujar Menag Nasaruddin Umar.

Peringatan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026 diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menumbuhkan optimisme, memperkuat persatuan nasional, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman bangsa.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *