Menko Polkam: TNI-Polri Siap Kawal Aksi Massa di DPR, Hak Aspirasi Masyarakat Dilindungi

Berita79 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan jajaran TNI dan Polri siap mengamankan sekaligus mengawal aksi unjuk rasa yang berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada (27/8/2026).

Pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap dapat menyampaikan aspirasi secara aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Aparat juga diminta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama aksi berlangsung.

“Jajaran Polda dan Kodam serta masyarakat banyak akan bahu-membahu menjaga dan mengawal masyarakat kita yang akan menyampaikan aspirasinya ke DPR,” ujar Djamari kepada wartawan, pada (27/8/2026).

Djamari menjelaskan, pengawalan tersebut bukan ditujukan untuk menghalangi masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Sebaliknya, aparat akan berupaya memastikan aspirasi yang disampaikan massa dapat diterima dan tersalurkan dengan baik kepada para wakil rakyat di DPR.

Menurut dia, pengamanan juga diperlukan untuk mengantisipasi adanya pihak lain yang berupaya masuk dan menunggangi aksi sehingga tujuan utama penyampaian aspirasi menjadi tidak jelas.

“Kita kawal supaya aspirasi ini tersalurkan dengan baik, diterima pula oleh anggota DPR dengan bagus. Kemudian untuk mencegah ada kelompok lain yang ingin nimbrung masuk yang justru akan bisa mengaburkan bahkan bisa menggagalkan aspirasi yang akan disampaikan,” jelasnya.

Hak Menyampaikan Aspirasi Tetap Dilindungi

Djamari menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak masyarakat yang harus dilindungi. Karena itu, aparat keamanan akan melakukan pengawalan agar peserta aksi dapat menyampaikan tuntutannya tanpa gangguan.

“Kita ingin masyarakat yang punya hak untuk menyampaikan aspirasi ini kepada DPR, kita lindungi, kita kawal supaya bulat masuk ke sana dan tidak ada yang mengganggu,” katanya.

Di sisi lain, pengamanan juga diarahkan untuk menjaga ketenangan dan ketertiban di wilayah Jakarta. Koordinasi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai penting agar aktivitas warga yang tidak terlibat dalam aksi tetap dapat berjalan dengan baik.

“Itulah yang dilakukan oleh Polda dan dilakukan oleh Kodam dan masyarakat di Jakarta yang juga menjaga ketenangan, ketentraman di lingkungan Jakarta,” imbuhnya.

Massa Mulai Berdatangan

Djamari menyebut sebagian peserta aksi telah mulai berdatangan ke kawasan sekitar Gedung DPR/MPR sejak pagi. Aparat TNI-Polri telah melakukan pengaturan di lapangan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib.

“Hal itu yang akan kita laksanakan sehingga kita bisa melihat masyarakat kita sebagian juga sudah ada yang sudah datang di sini dan kami mengatur semuanya supaya bisa berjalan dengan tertib. Tidak ada sesuatu hal yang luar biasa untuk itu,” pungkasnya.

Pemerintah, kata Djamari, mengedepankan pendekatan pengamanan yang memungkinkan masyarakat menggunakan haknya untuk menyampaikan aspirasi, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Jakarta.

Dengan pengawalan dari TNI-Polri serta partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban, penyampaian aspirasi diharapkan dapat berlangsung secara damai tanpa mengganggu keamanan dan aktivitas masyarakat lainnya.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *