Miris, Fasilitas Poliklinik RSUD Jeneponto Dinilai Tidak Memadai, Pasien Terpaksa Digendong Keluarga

Berita Daerah909 Dilihat

DetikSR.id Jeneponto, 30 Maret 2026 — Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Jeneponto kembali menjadi sorotan. Kondisi di ruang poliklinik dinilai memprihatinkan akibat minimnya fasilitas penunjang, khususnya kursi roda bagi pasien.

Pantauan di lokasi pada Senin (30/3/2026), ruang pelayanan poliklinik tampak dipadati pasien yang hendak berobat maupun melakukan kontrol pasca perawatan.

Mayoritas pasien yang datang merupakan lanjut usia (lansia) serta pasien yang baru saja menjalani perawatan intensif, yang kondisinya masih lemah dan kesulitan berjalan.

Namun ironisnya, fasilitas kursi roda yang tersedia di ruang pelayanan tersebut sangat terbatas. Dari banyaknya pasien yang membutuhkan, hanya tersedia sekitar tiga unit kursi roda yang dapat digunakan.

Kondisi ini membuat sejumlah keluarga pasien terpaksa menggendong anggota keluarganya menuju ruang pemeriksaan.

Pemandangan tersebut menimbulkan keprihatinan, mengingat rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan seharusnya mampu menyediakan sarana yang memadai bagi pasien, terutama yang dalam kondisi lemah.

Salah satu pengunjung mengungkapkan bahwa situasi ini sangat menyulitkan, terlebih bagi keluarga yang membawa pasien dengan kondisi tidak mampu berjalan sama sekali.

“Kasihan pasien, apalagi yang sudah lansia. Harus digendong karena tidak kebagian kursi roda,” ujarnya.

Menanggapi kondisi tersebut, awak media mencoba mengonfirmasi kepada Direktur RSUD Jeneponto terkait minimnya fasilitas di ruang poliklinik. Upaya konfirmasi dilakukan melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan, pesan tersebut hanya terbaca tanpa adanya balasan dari pihak yang bersangkutan.

Diharapkan pihak manajemen rumah sakit segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini, demi meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan pasien di RSUD Jeneponto.(IL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *