DetikSR.id Jakarta – PASTI resmi menginjak usia satu tahun pada hari ini, Sabtu, 10 Oktober 2026. Organisasi Pengacara dan Aktivis Sejati ini pertama kali dideklarasikan pada Jumat, 10 Oktober 2025, sebagai wadah kolaborasi bagi para profesional hukum dan aktivis yang memegang teguh komitmen dalam membela kebenaran, menegakkan keadilan, serta mendedikasikan diri bagi masyarakat luas.
Peringatan tahun pertama ini dimaknai lebih dari sekadar perayakan bertambahnya usia organisasi. Momentum tersebut menjadi sarana refleksi diri, memupuk rasa syukur, mempererat tali persaudaraan antarpengurus, sekaligus memperbarui tekad perjuangan agar senantiasa hadir dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
HUT Ke-1 PASTI Digelar Sederhana dan Penuh Kebersamaan
Peringatan HUT ke-1 PASTI diselenggarakan pada Sabtu, 10 Oktober 2026, secara sederhana dan penuh suasana kekeluargaan di Saung Kita Susilo, tempat makan sekaligus ruang silaturahmi dan kebersamaan.
Adapun lokasi acara berada di:
Saung Kita Susilo Jl. Dr. Susilo I No. 1, RT.13/RW.3, Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11450.
Kesederhanaan dalam perayaan ini justru menjadi gambaran bahwa bagi PASTI, yang paling utama bukan kemeriahan acaranya, melainkan makna, kebersamaan, silaturahmi, serta doa untuk keberlanjutan perjuangan organisasi.
Sehari Sebelumnya, PASTI Berbagi untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Menjelang hari kelahiran PASTI, pada Jumat, 9 Oktober 2026, Ketua Umum DPP PASTI Rudy Silfa, S.H., M.H., mengawali momentum HUT ke-1 dengan kegiatan berbagi dan bersedekah untuk anak-anak yatim dan dhuafa.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus memohon keberkahan bagi perjalanan PASTI memasuki usia satu tahun.

Berbagi dan bersedekah ditujukan kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, serta bantuan dan kepedulian masyarakat.
Bagi PASTI, kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa bukan sekadar kegiatan sosial atau seremoni menjelang ulang tahun organisasi. Di dalamnya terdapat pesan kemanusiaan bahwa mereka yang membutuhkan tidak boleh berjalan sendirian.
Dua lokasi asrama yatim yang menjadi tempat berbagi tersebut adalah:
Panti Yauma Palmerah Asrama Yatim dan Dhuafa Jl. Kamboja No. 88A 5, RT.4/RW.7, Kota Bambu Utara, Kecamatan Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11420.
Pondok Yatim Tomang Jl. Gelong Baru 8A, RT.11/RW.2, Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Sedekah tersebut diniatkan sebagai sedekah rezeki demi keberkahan PASTI, sekaligus menjadi ungkapan syukur atas perjalanan satu tahun yang telah dilalui.
Ada harapan besar di balik kegiatan tersebut: semoga setiap kebaikan yang diberikan kepada anak-anak yatim dan dhuafa menjadi keberkahan bagi PASTI, para pengurus, anggota, keluarga besar, serta seluruh perjuangan yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat.
PASTI: Perjuangan Tidak Hanya Tentang Hukum, tetapi Juga Kemanusiaan
Sebagai organisasi yang di dalamnya berhimpun pengacara dan aktivis, PASTI memahami bahwa perjuangan tidak berhenti pada persoalan hukum dan keadilan di ruang persidangan.
Keadilan juga memiliki wajah kemanusiaan.
Ketika ada anak yatim yang membutuhkan perhatian, ketika ada dhuafa yang membutuhkan uluran tangan, dan ketika ada masyarakat yang membutuhkan kepedulian, maka di situlah nilai perjuangan harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Karena itu, PASTI ingin terus membangun organisasi yang tidak hanya berani bersuara, tetapi juga mau bergerak dan peduli. Tidak hanya berbicara tentang kebenaran, tetapi juga berusaha mengamalkan nilai-nilai kebenaran dalam kehidupan sosial.
Satu Tahun Berdiri, Semangat Perjuangan Terus Diperkuat
Satu tahun perjalanan PASTI tentu bukan perjalanan yang selalu mudah.
Berbagai tantangan, dinamika, perbedaan pendapat, serta persoalan organisasi menjadi bagian dari proses pendewasaan. Namun semua itu menjadi pengalaman berharga untuk memperkuat langkah PASTI ke depan.
Memasuki tahun kedua, PASTI bertekad untuk semakin solid, semakin profesional, semakin dekat dengan masyarakat, serta semakin konsisten menjalankan visi perjuangannya.
PASTI tidak ingin hanya dikenal sebagai nama sebuah organisasi.
PASTI ingin menjadi bagian dari masyarakat yang hadir ketika rakyat membutuhkan pembelaan, bersuara ketika kebenaran membutuhkan suara, dan bergerak ketika kepedulian membutuhkan tindakan.
“UNTUK RAKYAT”
Momentum HUT ke-1 ini juga menjadi penegasan atas semangat baru PASTI:
UNTUK RAKYAT Dua kata sederhana, tetapi mengandung tanggung jawab besar. UNTUK RAKYAT berarti perjuangan PASTI harus selalu berpihak kepada kepentingan masyarakat, menjunjung hukum dan keadilan, serta tidak melupakan nilai kemanusiaan.
PASTI ingin terus membangun kekuatan organisasi dengan semangat:
-Membela Kebenaran.
-Menegakkan Keadilan.
-Peduli kepada Sesama.
-Berjuang UNTUK RAKYAT.
Bukan Sekadar HUT, tetapi Awal Perjalanan yang Lebih Panjang
Hari jadi pertama PASTI bukanlah garis akhir.
Justru sebaliknya, satu tahun adalah awal dari perjalanan yang lebih panjang.
Jika pada tahun pertama PASTI belajar untuk berdiri, maka memasuki tahun kedua PASTI harus belajar untuk semakin kokoh.
Jika selama satu tahun PASTI telah berusaha menyuarakan kebenaran, maka ke depan suara tersebut harus semakin kuat, semakin bertanggung jawab, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat. Dan jika selama ini PASTI telah berusaha membela mereka yang membutuhkan keadilan, maka perjuangan tersebut harus terus dilanjutkan dengan hati yang ikhlas dan niat yang lurus.
Selamat HUT ke-1 Pengacara dan Aktivis Sejati (PASTI). 10 Oktober 2025 — 10 Oktober 2026
Satu Tahun Berdiri.
Satu Tahun Berjuang.
Satu Tekad untuk Terus Mengabdi.
Membela Kebenaran.
Menegakkan Keadilan.
Peduli Sesama.
UNTUK RAKYAT.
Semoga PASTI semakin solid, semakin kuat, semakin bermanfaat, dan senantiasa mendapat keberkahan serta perlindungan Allah SWT.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.(Pian)












