Pake Dana Talang, Panitia Pilkades Angkat Bicara

Berita Daerah199 Dilihat

DetikSR.id CIANJUR 30 September 2026  – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak berbasis digital tahun 2026 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diwarnai keluhan dari jajaran panitia di tingkat bawah.

Hal ini dipicu oleh belum cairnya dana operasional, sehingga panitia terpaksa mengandalkan uang pribadi atau dana talangan untuk menjalankan tahapan Pilkades.

Keluhan tersebut salah satunya disampaikan oleh Ketua Panitia Pilkades Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang. Ia mengungkapkan bahwa selama ini seluruh kegiatan operasional persiapan dan pelaksanaan Pilkades terpaksa menggunakan dana talangan akibat belum turunnya anggaran resmi dari pemerintah daerah.

Permasalahan ini turut mendapat sorotan tajam dari Ketua Umum LBH Social Justice Nusantara (SJN), Niko Apriliandi, S.H. Niko menjelaskan bahwa struktur kepanitiaan Pilkades serentak tingkat Kabupaten Cianjur dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) selaku ketua, sementara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama Asisten Daerah (Asda) I bertindak sebagai sekretaris panitia.

“Kami berharap kepada pemerintah daerah, khususnya panitia tingkat kabupaten, untuk segera mencairkan dan menurunkan anggaran yang telah menjadi komitmen bersama demi kelancaran dan suksesnya pelaksanaan Pilkades digital tahun ini,” tegas Niko.

Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia tingkat kabupaten belum memberikan tanggapan resmi.

Konfirmasi yang dilayangkan kepada Asda I Kabupaten Cianjur serta sebelumnya Kabid Dendi, DPMD Cianjur melalui pesan singkat WhatsApp belum mendapatkan jawaban.

(Asdon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *