Pastikan Harga Stabil, Babinsa Koramil 07/KB Koptu Niko Perdana Monitoring Harga Sembako di Pasar

TNI / POLRI33 Dilihat

DetikSR.id Kodam Jaya Jakarta – Dalam upaya mengantisipasi lonjakan harga sekaligus menciptakan suasana wilayah yang kondusif, Babinsa Koramil 07/kembangan Koptu Niko Perdana melakukan monitoring perkembangan harga sembako.

Monitoring harga sembako yang melibatkan tiga pilar ini bertempat di Pasar Lokbin Meruya Utara Jalan Meruya Utara RT. 18 RW 04 Kel. Meruya Utara Kec. Kembangan Jakarta Barat. Selasa (25/8/2026). Pada kegiatan tersebut Babinsa Koptu Niko bersama tiga pilar mendata harga sembako.

Dari hasil pendataan, bahan pokok sembako seperti beras, cabai, daging, telor, tepung terigu, minyak goreng dll saat ini dalam keadaan stabil tidak adanya lonjakan harga yang signifikan. Menurut Koptu Niko, pendataan harga ini di lakukan sebagai upaya dalam menjaga stabilitas harga sembako di pasar.

” Harga bahan pokok sembako saat ini stabil tidak ada lonjakan harga yang signifikan, dan untuk stok ketersediaan sembako masih aman dan tercukupi,” ujarnya

Lebih lanjut di katakan, Kegiatan ini di lakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga oleh pedagang yang tidak sesuai dengan kebijakan dan pasaran, kami berharap kepada para pedagang agar mengikuti kebijakan yang telah di tentukan dengan tidak menaikan harga.

Lebih rinci Koptu Niko Perdana menyampaikan ” untuk harga Beras Medium/kg Rp 14.000, Gula Pasir/kg Rp 18.000, Minyak Goreng/kg Rp. 22.000, kemudian harga Daging Sapi/kg Rp. 150.000, Daging Ayam/kg Rp. 50.000, Telur Ayam/kg Rp. 25.000, Bawang merah/kg Rp. 50.800, Bawang putih /kg Rp. 45.000, Gas Elpiji/3 kg Rp. 20.000, Garam/kg Rp. 20.000, dan harga Cabai merah/kg Rp. 50.000,” rincinya.

Kegiatan monitoring harga sembako berjalan dengan aman, situasi keamanan kondusif, sementara ketersediaan sembilan bahan pokok diwilayah Jakarta Barat masih aman dan harga komoditas pangan masih relatif Stabil.(Pen07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *