DetikSR.id Jeneponto — Senja Ramadhan turun perlahan, membawa suasana yang tak sekadar menenangkan, tetapi juga mengajak setiap hati untuk kembali pulang pada makna Ramadhan.
Di tengah keheningan menjelang berbuka, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto menggelar buka puasa Bersama Selas 17 Maret 2026 di Ruang Pelayanan Dinas Dukcapil di Jalan Pahlawan No. 1 Bontosunggu.
Di ruangan yang dipenuhi kehangatan , para pegawai ASN dan PPPK tidak lagi sekadar hadir sebagai aparatur negara, melainkan sebagai manusia-manusia yang dipersatukan oleh waktu, pengabdian, dan harapan yang sama yakni melayani dengan hati.
Kepala Disdukcapil Jeneponto, Dr. Mustaufiq, dalam refleksinya menyampaikan bahwa Ramadhan adalah ruang pembelajaran paling sunyi namun paling jujur bagi setiap insan, termasuk bagi mereka yang mengemban amanah pelayanan publik. Ramadhan mengajarkan kita tentang keikhlasan yang tidak selalu terlihat, tentang kerja yang tidak selalu dihitung, tetapi bernilai di hadapan Allah dan manusia. Dalam pelayanan kependudukan, kita tidak hanya mengurus data, tetapi juga menyentuh kehidupan, ungkapnya dengan nada yang tenang namun penuh makna.

Lanjutnya lagi, bahwa Ramadhan mengajarkan tentang bagaimana birokrasi tidak boleh kehilangan sisi kemanusiaannya. Bahwa di balik setiap dokumen yang dicetak, ada cerita hidup yang menunggu kepastian, ada harapan yang menggantung pada pelayanan yang cepat, tepat, dan berintegritas ujar Doktor Hukum Lulusan UIN Alauddin tersebut. sambutan singkat yang mengiringi acara semakin memperdalam suasana, setelah Mustaufiq mengatakan bahwa dalam pelayanan itu kita di perhadapkan Tentang amanah, tentang kejujuran, dan tentang bagaimana pekerjaan yang dilakukan dengan hati akan selalu menemukan jalannya menuju keberkahan, Tegasnya.
Di antara tawa ringan kita dan percakapan sederhana kita antar sesame staf, terselip kesadaran bahwa kebersamaan seperti inilah yang menjadi fondasi tak terlihat dari pelayanan yang berkualitas. Sebab birokrasi yang kuat bukan hanya dibangun oleh sistem, tetapi juga oleh rasa saling percaya dan kepedulian di dalamnya, kepedulian itu telah kita buktikan melalui program kita selama Ramadhan yang bekerjasama dengan beberapa donator untuk menyalurkan bantuan sembako berupa beras, gula, indomie, minyak, dan kebutuhan lainnya pada warga yang kurang mampu dan sekaligus mengantarkan berkas administrasi kependudukan pada mereka ujarnya.
Lanjutnya lagi, bahwa kesemua pelayanan yang kita berikan membuktikan bahwa pemerintah ada membersamai mereka memberikan layanan buat seluruh lapisan tanpa diskriminasi. Perlu di ingat bahwa Upaya pelemahan pastilah ada, tapi itu harus jadi motivasi dan semangat buat kita semua guna lebih meningkatkan kinerja ditengah segala keterbatasan yang kita miliki. Dan itu kita buktikan bahwa gaji PPPK PW telah kita tunaikan penyelesaiannya sebesar 3 bulan gaji yakni januari sampai maret, karena itu adalah hak semua papar mustaufiq dan terkait besarannya kita menyesuaikan dengan beban kerja yang dimiliki.
Pada kesempatan ini mari kita memanjatkan doa tidak hanya untuk keberkahan pribadi, tetapi juga untuk institusi agar Disdukcapil Jeneponto terus menjadi ruang pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga humanis. Dan Ramadhan ini, bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ia adalah perjalanan Kembali kepada niat, kepada tanggung jawab, dan kepada makna pengabdian yang sesungguhnya Tutup Mustaufiq. ( il )






