Pengunjung Cafe MNC di Lubuk Linggau Tewas Diduga Overdosis, Polisi Turun Tangan

Berita Daerah152 Dilihat

DetikSR.id LUBUKLINGGAU – Seorang pengunjung Maestro Night Club (MNC), yang berada di Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, Kota Lubuk Linggau, meninggal dunia. Korban diduga mengalami overdosis setelah mengonsumsi minuman beralkohol dan narkotika jenis ekstasi.

Korban diketahui bernama Rayvido (26), warga Desa Batu Raja Lama, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang. Informasi yang diterima awak media, sebelum kejadian korban datang ke Cafe MNC bersama tiga orang rekannya, yakni Fajar, Ekik dan Nori. Mereka disebut datang untuk menghabiskan malam Minggu.

Namun, suasana bersenang-senang tersebut berubah menjadi duka. Korban diduga mengonsumsi minuman beralkohol dan ekstasi hingga kemudian mengalami kondisi kritis.

Pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, Rayvido kemudian dibawa oleh rekan-rekannya ke Rumah Sakit (RS) AR Bunda Lubuk Linggau untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, setibanya di rumah sakit, korban diketahui telah meninggal dunia.

Peristiwa tersebut langsung mendapat perhatian aparat kepolisian. Personel Polres Lubuk Linggau bersama Polsek Lubuk Linggau Utara melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut.

Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Catur Erwin Setiawan melalui Kasat Reskrim Polres Lubuk Linggau AKP M Kurniawan Azwar, didampingi Kapolsek Lubuk Linggau Utara Iptu Sumardi Candra dikonfirnasi awak media mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban.

Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak rumah sakit dan para saksi yang mengetahui kondisi korban sebelum dibawa ke rumah sakit.
“Sudah kami minta keterangan dari pihak rumah sakit, juga saksi-saksi. Untuk jelasnya masih penyelidikan,” ujar AKP M Kurniawan Azwar.

Ia menegaskan, berdasarkan dugaan sementara , korban diduga mengalami overdosis. Namun, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami apakah korban benar mengonsumsi narkotika jenis ekstasi maupun zat lainnya sebelum mengalami kondisi kritis.
Penyidik juga akan mengurai aktivitas korban bersama rekan-rekannya sebelum kejadian, termasuk mencari tahu asal-usul barang yang diduga dikonsumsi korban.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Lubuk Linggau. ” Polisi memastikan penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara terang penyebab kematian korban serta memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut “, pungkasnya. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *