Polda Metro Jaya Kerahkan 17 Ribu Personel Kawal 20 Aksi Massa di Jakarta Hari Ini

Berita303 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan untuk mengawal sejumlah kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan aktivitas masyarakat yang berlangsung di Jakarta hari ini, pada (29/9/2026).

Pengamanan disiapkan terutama di sejumlah kawasan yang menjadi lokasi konsentrasi massa, termasuk kompleks DPR/MPR RI dan kawasan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas).

Polda Metro Jaya mencatat sedikitnya 20 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 17 kegiatan masyarakat yang berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada hari ini.

Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib sekaligus menjaga aktivitas masyarakat tetap berlangsung, sekitar 17 ribu personel gabungan Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disiapkan di sejumlah titik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, kepolisian menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurut Budi, kehadiran aparat bukan semata-mata untuk mengamankan kegiatan penyampaian aspirasi, tetapi juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan di tengah adanya aktivitas massa.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi. Kami menghormati ruang penyampaian pendapat dan berharap seluruh kegiatan dapat berlangsung tertib, damai, serta tetap menghormati masyarakat lainnya yang beraktivitas,” ujar Budi.

Puluhan ribu personel gabungan tersebut akan ditempatkan berdasarkan kebutuhan dan situasi di lapangan. Fokus pengamanan mencakup kawasan DPR/MPR RI, Silang Selatan Monas, jalur pergerakan peserta aksi, serta sejumlah titik yang membutuhkan pengaturan lalu lintas.

Polda Metro Jaya juga menyiapkan langkah pengaturan dan rekayasa lalu lintas secara situasional. Kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan kepadatan kendaraan, pergerakan massa, serta perkembangan situasi di lapangan.

Dengan demikian, masyarakat yang beraktivitas di Jakarta tetap dapat menjalankan kegiatan sehari-hari meski terdapat sejumlah aksi penyampaian pendapat di beberapa lokasi.

Budi menegaskan, personel yang bertugas diarahkan untuk mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis dalam menjalankan tugas pengamanan.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya gesekan dan memastikan penyampaian aspirasi berlangsung secara tertib.

Polda Metro Jaya mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan mengikuti ketentuan yang berlaku. Peserta juga diminta mematuhi arahan petugas di lapangan serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Selain itu, peserta aksi diingatkan untuk menjaga fasilitas umum dan menghormati hak masyarakat lain yang tetap menjalankan aktivitas di sekitar lokasi kegiatan.

“Pelayanan kami tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, tetapi juga kepada warga yang tetap bekerja, bersekolah, berusaha, dan melakukan perjalanan,” kata Budi.

“Mari bersama-sama menjaga ruang penyampaian aspirasi agar berjalan tertib dan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan baik,” sambungnya.

Polda Metro Jaya memastikan pengamanan akan terus disesuaikan dengan dinamika situasi. Kepolisian juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *