Polisi dan Pemerintah Kelurahan di Lubuk Linggau Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung

Berita Daerah37 Dilihat

DetikSR.id LUBUKLINGGAU – Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan aparat kepolisian bersama pemerintah setempat. Polsek Lubuk Linggau Timur I bersinergi dengan Pemerintah Kelurahan Wirakarya menyalurkan bantuan sosial kepada korban bencana angin kencang, Rabu (15/4/2026).

Kapolsek Lubuk Linggau Timur I, Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan ( Sumsel ), AKP Rodiman, turun langsung mengunjungi rumah warga terdampak, yakni Sugiarti, yang tinggal di RT 003 Kelurahan Wirakarya, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II. Rumah korban dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius akibat terjangan angin kencang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Dalam kegiatan tersebut,

Kapolsek didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Wirakarya, Aipda M. Segetar Alam, serta dihadiri Lurah Wirakarya dan Ketua RT setempat. Kehadiran unsur kepolisian dan pemerintah kelurahan ini menjadi bentuk nyata sinergi dalam membantu masyarakat yang tengah mengalami kesulitan.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari korban, yang saat ini masih fokus memperbaiki kondisi rumahnya.

“Kami hadir tidak hanya untuk memberikan bantuan materi, tetapi juga dukungan moril. Kami ingin memastikan warga yang terdampak tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini,” ujar AKP Rodiman di sela kegiatan.

Selain menyerahkan bantuan, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan warga sekitar guna memantau kondisi keamanan lingkungan pascabencana serta memastikan proses perbaikan rumah berjalan aman dan lancar.

Sementara itu, Sugiarti menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti di tengah kondisi sulit yang sedang dihadapi.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolsek, Bhabinkamtibmas, dan pihak kelurahan. Bantuan ini sangat membantu kami,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, jajaran Polsek Lubuk Linggau Timur I mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terdapat kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan, seperti pohon rawan tumbang atau bangunan yang tidak kokoh. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *