Polri Lakukan Mutasi Nasional 2026, Sejumlah Jabatan Strategis di Polda Metro Jaya Berganti

Berita134 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Kepolisian Negara Republik Indonesia melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap 108 perwira tinggi dan perwira menengah pada Mei 2026. Sejumlah posisi strategis di lingkungan Polda Metro Jaya turut mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier di tubuh Polri.

Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026. Beberapa jabatan yang mengalami pergantian di antaranya Direktur Lalu Lintas (Dirlantas), Kepala Biro Operasi (Karoops), Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya, hingga Kapolres Metro Depok.

Pada posisi Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, jabatan yang sebelumnya diemban Kombes Pol. Komarudin kini diserahkan kepada Kombes Pol. Firman Darmansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Dirlantas Polda Sumatera Utara.

Sementara itu, Komarudin mendapat penugasan baru sebagai Kepala Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri.
Pergantian juga terjadi pada jabatan Karoops Polda Metro Jaya.

Kombes Pol. I Ketut Gede Wijatmika diangkat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II di Sespim Lemdiklat Polri. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi oleh Kombes Pol. Laode Aries El Fathar yang sebelumnya menjabat Karoops Polda Jawa Barat.

Sementara itu, jabatan Kepala SPN Polda Metro Jaya yang sebelumnya dijabat Kombes Pol. Wisnu Putra kini dipercayakan kepada Kombes Pol. Abdul Waras. Sebelumnya, Abdul Waras menjabat sebagai Kapolres Metro Depok.

Adapun Wisnu Putra dipromosikan menjadi Kasubdit Pendidikan Masyarakat Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel) Korlantas Polri.
Posisi Kapolres Metro Depok selanjutnya ditempati oleh Kombes Pol.

Christian Rony Putra yang sebelumnya menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Barat.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya meningkatkan profesionalisme institusi.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, pada (11/5/2026).

Ia menjelaskan, dari total 108 personel yang dimutasi, sebanyak 91 personel masuk kategori promosi dan flat jabatan. Pergantian tersebut mencakup sejumlah posisi strategis baik di Mabes Polri maupun satuan kewilayahan.

Dalam mutasi kali ini, Polri juga mencatat promosi jabatan terhadap 16 personel ke pangkat Inspektur Jenderal (Irjen), tiga personel mengalami flat jabatan setingkat Irjen, 43 personel promosi menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen), serta 16 personel promosi menjadi Komisaris Besar (Kombes).

Rinciannya meliputi nivelering IIB1 sebanyak 12 personel, nivelering IIB2 tiga personel, dan nivelering IIB3 satu personel.

Johnny menegaskan, regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri akan terus dilakukan guna memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata dia.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *