Prabowo: Petani Berhak Dapat Penghasilan Layak, Masyarakat Diminta Pahami Perjuangan Menanam Padi, Jika Anggap Beras Mahal, Tanam Padi Sendiri

Nasional102 Dilihat

Detik SR.id Jakarta, Presiden Prabowo Subianto membela kesejahteraan petani saat menanggapi keluhan sebagian masyarakat mengenai tingginya harga beras.

Menurutnya, masyarakat yang menganggap harga beras terlalu mahal sebaiknya mencoba menanam padi sendiri agar memahami perjuangan dan biaya yang harus dikeluarkan petani dalam menghasilkan pangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Panen Raya Serentak di Seluruh Indonesia Bersama TNI, pada (17/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa petani merupakan ujung tombak ketahanan pangan nasional sehingga sudah sepatutnya memperoleh penghasilan yang layak dari hasil kerja keras mereka.

Mengawali sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para petani dan nelayan yang dinilainya memiliki peran vital dalam menjaga ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Saya bangga kepada petani Indonesia. Saya juga berterima kasih kepada para nelayan Indonesia. Kalian adalah pahlawan yang sesungguhnya karena menghasilkan pangan bagi seluruh bangsa,” ujar Prabowo.

Di tengah penyampaian apresiasi tersebut, Presiden menanggapi kritik mengenai harga beras yang dinilai mahal oleh sebagian masyarakat.

Menurutnya, penilaian terhadap harga beras harus mempertimbangkan perjuangan petani sejak proses penanaman hingga panen.
“Kalau ada yang mengatakan harga beras terlalu mahal, silakan tanam padi sendiri,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa petani berhak memperoleh keuntungan yang layak atas hasil kerja mereka. Ia menilai tidak adil apabila petani terus didorong menjual hasil panennya dengan harga murah, sementara biaya produksi dan tenaga yang mereka keluarkan terus meningkat.

“Kalau petani tidak boleh memperoleh penghasilan yang layak, maka suruh saja mereka bertani sendiri,” ujarnya.

Prabowo juga menyatakan pemerintah siap memfasilitasi masyarakat yang ingin terjun ke sektor pertanian.

Menurutnya, pemerintah akan menyediakan dukungan melalui kementerian terkait maupun TNI.

“TNI akan menyiapkan lahannya. Menteri Pertanian juga akan menyiapkan lahannya,” kata Presiden.

Dalam pidatonya, Prabowo kembali menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.

Ia menyebut berbagai program peningkatan produksi pangan mulai menunjukkan hasil yang positif.
“Syukur Alhamdulillah, target swasembada pangan sudah mulai kita capai,” ujar Prabowo.

Menurut Presiden, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras para petani di berbagai daerah yang terus meningkatkan produksi pangan nasional.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan penghargaan yang layak kepada petani sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang dinilai turut mendukung berbagai program pemerintah, termasuk di sektor pertanian.

“Sekali lagi, saya bangga kepada para petani, saya bangga kepada TNI, dan saya bangga kepada Polri,” tutup Presiden.

Pernyataan Prabowo tersebut menegaskan sikap pemerintah yang ingin menjaga keseimbangan antara keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat dan kesejahteraan petani sebagai produsen.

Menurut Presiden, upaya mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan hanya dapat tercapai apabila petani memperoleh nilai ekonomi yang adil dari hasil panennya.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *