Presiden Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram Dipersilakan Cari Negara Lain, Ajak Rakyat Bersatu Bangun Bangsa

Nasional96 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas kepada masyarakat yang pesimistis terhadap masa depan Indonesia. Dalam pidatonya pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, pada (12/7/2026).

Presiden Prabowo mengatakan bahwa siapa pun yang merasa Indonesia tidak memiliki masa depan dipersilakan mencari negara lain.
Menurut Prabowo, bangsa Indonesia membutuhkan semangat optimisme, persatuan, dan kerja sama untuk mewujudkan cita-cita menjadi negara maju dan sejahtera.

Ia menilai, pembangunan nasional hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen masyarakat bersedia bergotong royong dan meninggalkan sikap saling menjatuhkan.

“Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain. Silakan, tidak ada yang melarang,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Presiden kemudian mengajak masyarakat yang memilih tetap berada di Indonesia untuk bersama-sama membangun bangsa dengan semangat persaudaraan.

“Kalau di Indonesia, marilah kita bersatu, mari kita gotong royong, mari kita kerja sama. Yang kuat bantu yang lemah, yang lemah bekerja sama dengan baik. Insyaallah kita akan bangkit,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengingatkan pentingnya menjaga karakter bangsa yang menjunjung tinggi persatuan. Ia mengajak masyarakat menghindari sikap dengki, saling mencurigai, serta kebiasaan mencaci maki yang dinilai hanya akan menghambat kemajuan bangsa.

Menurutnya, jati diri bangsa Indonesia adalah saling memaafkan, saling memahami, saling mengasihi, dan saling membantu dalam menghadapi berbagai tantangan.

Presiden menegaskan bahwa tidak ada keberhasilan yang dapat diraih melalui konflik maupun pertikaian. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, tanpa memandang suku, agama, latar belakang, maupun pilihan politik, untuk mengutamakan kepentingan nasional.

“Tidak ada keberhasilan dengan pertikaian. Untuk apa kita bertikai? Kita ini satu keluarga. Apa pun latar belakang kita, apa pun suku kita, apa pun partai kita, semua partai banyak patriot dan semua partai banyak bajingannya juga,” ucap Prabowo yang disambut tepuk tangan peserta acara.

Pada bagian lain pidatonya, Prabowo menyoroti peran strategis koperasi dalam memperkuat perekonomian nasional.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat gerakan koperasi tanpa mengurangi dukungan terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun sektor swasta.

Menurut Prabowo, koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam menciptakan pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di tingkat akar rumput.

“Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. Tidak. Kita perkuat semuanya. Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit, dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini,” tegasnya.

Pernyataan Presiden tersebut menjadi salah satu sorotan dalam peringatan Hari Koperasi ke-79. Pemerintah berharap penguatan koperasi dapat menjadi instrumen penting untuk memperluas pemerataan ekonomi, meningkatkan daya saing nasional, serta memperkuat fondasi ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *