Puluhan Warga dan Ketua RW 05 Pondok Kos Keluhkan Pelebaran Jembatan Menuju MI Al Husna Global

Berita81 Dilihat

DetikSR.id Tangerang – Puluhan warga Desa Pondok Kos Selapang Jaya Kecamatan Neglasari kota Tangerang, bersama Ketua RW 05 mengeluhkan pekerjaan renovasi sekaligus pelebaran jembatan akses menuju MI Al Husna Global yang berada di wilayah mereka. Keluhan tersebut disampaikan setelah warga meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Dalam peninjauan tersebut, warga menilai pelebaran jembatan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurut mereka, jembatan yang selama ini digunakan sudah memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari, seperti akses anak-anak menuju sekolah, warga yang berangkat bekerja,dan pedagang yang melintas menggunakan gerobak dorong.

Lebih memprihatinkan lagi, pasca dilakukannya pelebaran jembatan, akses kendaraan roda empat justru menjadi lebih terbatas. Kendaraan tidak lagi dapat melintas dengan leluasa, sehingga dikhawatirkan akan menghambat mobilitas masyarakat. Kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama apabila terdapat kendaraan yang bersifat darurat, seperti ambulans yang membawa pasien, mobil pemadam kebakaran saat terjadi kebakaran, kendaraan kepolisian, maupun kendaraan pelayanan publik lainnya yang membutuhkan akses cepat. Warga berharap aspek keselamatan dan kelancaran akses menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pembangunan, sehingga tidak menimbulkan dampak yang justru merugikan masyarakat.

“Kami tidak pernah meminta akses jembatan untuk dilebarkan,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Selain mempertanyakan urgensi pelebaran, warga juga menyoroti aspek keselamatan konstruksi. Mereka menilai pemasangan pagar atau besi pengaman jembatan terlihat kurang kokoh sehingga dikhawatirkan membahayakan masyarakat, terutama anak-anak yang sering bermain dan mandi di aliran kali di bawah jembatan.

“Kami khawatir pagar besi tersebut tidak cukup kuat dan berpotensi roboh, sehingga dapat membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak,” ungkap warga.

Ketua RW 05 berharap pihak pelaksana maupun instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap pekerjaan tersebut dan memastikan seluruh konstruksi memenuhi standar keamanan sebelum digunakan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai tujuan pelebaran jembatan, dasar pelaksanaan pekerjaan, maupun besaran anggaran yang digunakan.(*/Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *