DetikSR.id Jakarta, Kamis 16 April 2026 – Dalam upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin adaptif dan kompetitif di era digital, Rumah BUMN Jakarta menggelar kegiatan Pelatihan Branding Produk dan Digitalisasi UMKM bagi Komunitas GBKP Moria.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendukung pengembangan UMKM melalui peningkatan kapasitas usaha, khususnya dalam membangun identitas produk yang kuat serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pemasaran dan pengembangan bisnis.
Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya branding produk, mulai dari membangun citra usaha, kemasan yang menarik, strategi komunikasi produk, hingga pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.
Pemimpin Cabang BRI KC S. Parman, Yogie Harris Nainggolan, menyampaikan bahwa UMKM perlu terus bertransformasi agar mampu bersaing di tengah perubahan perilaku pasar yang semakin cepat.
“Branding yang kuat dan pemanfaatan digitalisasi menjadi kunci penting bagi UMKM untuk berkembang. Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu para pelaku usaha agar lebih siap menghadapi persaingan pasar, memperluas jangkauan bisnis, serta meningkatkan nilai jual produknya,” ujar Yogie Harris Nainggolan.
Menurutnya, banyak UMKM memiliki produk yang berkualitas, namun belum optimal dalam membangun identitas usaha dan strategi pemasaran yang efektif, sehingga pelatihan seperti ini menjadi sangat relevan dan dibutuhkan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan pembelajaran bersama bagi para pelaku usaha untuk saling berbagi pengalaman, tantangan, dan strategi dalam mengembangkan bisnis di tengah era transformasi digital.
Rumah BUMN Jakarta berharap melalui pelatihan ini semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas, memiliki daya saing yang lebih kuat, dan siap berkembang secara berkelanjutan.
Sebagai bank yang tumbuh bersama rakyat, BRI akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan UMKM yang relevan, inklusif, dan berdampak nyata demi mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.












