Satgas Saber Pangan Gelar Rakor dan Pengawasan di Jeneponto, Kadis Ketapang dan Bulog Turut Mendampingi

Berita Daerah465 Dilihat

DetikSR.id Jeneponto — Upaya menjaga stabilitas harga serta menjamin keamanan dan mutu pangan terus diperkuat oleh Badan Pangan Nasional melalui pelaksanaan kegiatan Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan (Satgas Saber Pangan) di Kabupaten Jeneponto, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan ini diawali dengan rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Polres Jeneponto pada pukul 13.30 WITA. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026 tentang pembentukan Satgas Saber Pangan, yang bertujuan memperkuat pengawasan terhadap potensi pelanggaran di sektor pangan, khususnya terkait harga, distribusi, serta kualitas bahan pangan yang beredar di masyarakat.

Rakor ini dihadiri oleh berbagai unsur penting di daerah, di antaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jeneponto, Rachmat Sasmito, jajaran kepolisian, serta perwakilan Perum Bulog Kabupaten Jeneponto. Kehadiran lintas sektor ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan di daerah.

Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah isu strategis, mulai dari kondisi pasokan pangan pokok, fluktuasi harga di pasaran, hingga langkah-langkah pengawasan yang akan dilakukan guna mencegah praktik penimbunan, distribusi tidak merata, maupun peredaran pangan yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.

Usai pelaksanaan rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Pasar Karisa. Tim Satgas bersama seluruh peserta melakukan pemantauan langsung terhadap harga bahan pokok serta memastikan kualitas produk pangan yang diperjualbelikan oleh para pedagang.

Dalam kegiatan pengawasan tersebut, rombongan yang didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jeneponto dan pihak Bulog melakukan dialog langsung dengan pedagang serta masyarakat. Mereka menggali informasi terkait harga jual, ketersediaan stok, serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Langkah ini dinilai penting untuk mendapatkan gambaran riil kondisi pasar sekaligus memastikan tidak adanya praktik-praktik yang merugikan konsumen. Selain itu, kehadiran Bulog juga berperan dalam memastikan ketersediaan stok pangan strategis, khususnya beras, tetap aman dan terdistribusi dengan baik.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jeneponto, Rachmat Sasmito, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Jeneponto.

“Pengawasan seperti ini sangat penting untuk memastikan harga tetap stabil dan masyarakat mendapatkan bahan pangan yang aman dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, keterlibatan Perum Bulog diharapkan mampu menjadi penopang utama dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di tengah dinamika pasar.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari ini ditutup dengan evaluasi singkat serta komitmen bersama seluruh pihak untuk terus meningkatkan pengawasan dan koordinasi dalam menghadapi potensi gejolak harga pangan, khususnya menjelang momen-momen tertentu yang biasanya diiringi peningkatan permintaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta stakeholder terkait dapat semakin solid dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan, serta mutu pangan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jeneponto. ( IL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *